HOME SOSIAL BUDAYA KOTA PADANG
- Sabtu, 6 Desember 2025
Sambangi Kantor PWI Sumbar, Irman Gusman Salurkan Bantuan Korban Banjir Hingga Kritisi Respons Lambat Pemerintah
Sambangi Kantor PWI Sumbar, Irman Gusman Salurkan Bantuan Korban Banjir Hingga Kritisi Respons Lambat Pemerintah
Padang, (Minangsatu) - Anggota DPD RI asal Sumatera Barat, Irman Gusman, melakukan kunjungan ke Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Barat pada Sabtu (6/12). Kunjungan tersebut menjadi momentum silaturahmi sekaligus wadah konsolidasi terkait penanganan bencana banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumbar.
Kedatangan Irman disambut Ketua PWI Sumbar Widya Navies, Ketua Dewan Kehormatan Zul Efendi, Dewan Pembina Asril Chaniago, serta jajaran pengurus lainnya. Dalam dialog bersama para wartawan, Irman menyoroti lambannya pemerintah menetapkan status bencana nasional, mengingat skala kerusakan yang cukup besar di berbagai daerah terdampak.
“Pemerintah lambat menetapkan status bencana. Ketika tsunami Aceh 2004, pemerintah merespons cepat. Begitu juga gempa Sumbar 2009, saya bahkan langsung ditunjuk sebagai ketua penanganan bencana. Pengalaman masa lalu harusnya membuat kita lebih sigap,” tegas Irman.
Bantuan Disalurkan ke Titik-Titik Minim Pertolongan
Usai pertemuan dengan pengurus PWI, Irman melanjutkan agenda penyaluran bantuan untuk korban terdampak. Salah satu wilayah yang mendapat perhatian adalah Kecamatan Malalak, salah satu daerah yang mengalami kerusakan berat dan masih minim bantuan.
“Kemarin di Malalak kita sudah mendistribusikan bantuan kepada dunsanak di sana. Setelah ini, kita akan menyasar lokasi-lokasi lain yang masih membutuhkan pertolongan,” ujar Irman.
Ia menambahkan bahwa duka masyarakat Sumbar adalah tanggung jawab bersama seluruh anak bangsa. Irman mengajak pemerintah, organisasi sosial, komunitas, hingga individu untuk menggerakkan potensi yang ada guna membantu para korban.
“Sesama umat dan sesama manusia, kita wajib bergerak bersama membantu saudara-saudara kita yang sedang ditimpa bencana,” ucapnya saat menyalurkan bantuan di kawasan Koto Tangah, Padang.
Pers sebagai Pilar Demokrasi yang Harus Diperkuat
Dalam diskusi di Kantor PWI Sumbar, Irman menegaskan pentingnya peran pers sebagai pilar keempat demokrasi. Menurutnya, penghargaan terhadap profesi jurnalis saat ini masih belum maksimal, padahal jurnalis memegang peran strategis dalam pengawasan kebijakan publik.
“Saya datang ke PWI dengan makna. Pers harus kembali ke khittahnya. Saya melihat penghargaan terhadap pejuang pilar keempat demokrasi masih belum optimal,” ujar mantan Ketua DPD RI itu.
Irman juga menceritakan perjalanan politiknya yang berawal dari aktivitas keorganisasian di kampus, sebelum akhirnya diminta rekan-rekan untuk masuk ke dunia politik.
Ia menyebut Sumatera Barat memiliki sejarah panjang tokoh-tokoh berpengaruh yang berasal dari dunia jurnalistik. Karena itu, kolaborasi antara pers dan pemangku kepentingan menjadi kunci untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat.
“Saya berharap ke depan pers semakin kuat sebagai pilar keempat demokrasi, mengawal kebijakan dan pembangunan, terutama untuk Sumatera Barat,” tutupnya.
Editor : melatisan
Tag :Irman Gusman, Kantor PWI Sumbar
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
HADIRI HARLAH KE-80 DAN RAKERWIL MUSLIMAT NU SUMBAR, NETRA EKAWATI BERSAMA KETUA PC PASAMAN BARAT PERKUAT PERAN PEREMPUAN
-
BANK NAGARI KIRIM RENDANG 50 KG DAN BANTUAN DANA UNTUK KORBAN GEMPA NTT
-
SEMARAK HUT RI, KEPALA BPJN SUMBAR ELSA PUTRA FRIANDI IKUT LOMBA MAKAN KERUPUK DAN BALAP KARUNG
-
HUNIAN BARU, HARAPAN BARU: PLN SIAPKAN LISTRIK ANDAL UNTUK WARGA TERDAMPAK BENCANA DI PADANG
-
SAMBUT HUT KE-81 RI, GRIB JAYA KOTO TANGAH GELAR FESTIVAL KARAOKE TINGKAT KOTA PADANG
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 SUSUN 23 PETA UNTUK MENDUKUNG PEMETAAN WILAYAH NAGARI BUNGO TANJUANG
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 EDUKASI MASYARAKAT JORONG KAPUAH TENTANG PENCEGAHAN STUNTING MELALUI GIZI SEIMBANG DAN PHBS
-
RME SUDAH DIGUNAKAN, TETAPI APAKAH SUDAH BENAR-BENAR BERMANFAAT?
-
PERAWATAN GIGI ANAK TANPA RASA TAKUT: MENGENAL KEDOKTERAN GIGI MINIMAL INVASIF
-
MAHASISWA KKN REGULER II UNAND DEMONSTRASIKAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI BERSAMA KWT KORONG KOTO PANJANG