HOME AGAMA KOTA PAYAKUMBUH

  • Sabtu, 30 Oktober 2021

Randang Payakumbuh Tampil Di Dubai Expo 2020

Randang buatan Industri Kecil Menengah (IKM) Payakumbuh ini tampil dalam gelaran Dubai Expo 2020 di Uni Emirat Arab (UEA)
Randang buatan Industri Kecil Menengah (IKM) Payakumbuh ini tampil dalam gelaran Dubai Expo 2020 di Uni Emirat Arab (UEA)

Payakumbuh (Minangsatu) - Luar biasa, itulah kata-kata yang pantas disematkan untuk Randang Kota Payakumbuh, Provinsi Sumatera Barat yang semakin mendunia. Bagaimana tidak, Randang buatan Industri Kecil Menengah (IKM) Payakumbuh ini tampil dalam gelaran Dubai Expo 2020 di Uni Emirat Arab (UEA) yang digelar hingga beberapa bulan kedepan.

Selain Randang, ada juga 4 masakan lain yang menjadi contoh dari cita rasa rempah-rempah asli Indonesia yang dimiliki oleh tanah air yang tampil disana seperti Nasi Goreng, Sate Ayam, Soto, dan Gado-Gado. Tentu sangat luar biasa Randang asli Payakumbuh ditetapkan masuk menjadi salah satu dari lima makanan yang akan menjadi medium memperkenalkan bumbu dari rempah-rempah asli Indonesia di ajang pameran Internasional tersebut. 

Pemerintah Kota Payakumbuh mengaku, bahwa dengan dibawanya Randang Ikosero ke World Expo 2020 di Dubai, topik Indonesia Spice Up The World yang dibawa Menparekraf menjadi bukti kesungguhan akan capaian bahwa semua proses yang telah dilalui mendapat pengakuan secara nasional.

"Randang diikutkan sebagai produk yang mewakili 1 dari 5 produk yang dipajang disana, ini tentu merupakan kesempatan emas bagi Randang untuk semakin mendunia," kata Wakil wali kota H. Erwin Yunaz, Sabtu (30/10) di Payakumbuh. 

Ia mengatakan, dengan masuknya randang Payakumbuh promosi di Dubai Expo 2020, merupakam pembuktian bahwa semua yang dikelola dengan profesional dan terpola menghasilkan output yang baik pula. Kota Payakumbuh mencatatkan dirinya, Randang sebagai City Branding memberi dampak luar biasa bagi perkembangan IKM di kota ini.

"Kalau semua produk dikelola dengan baik dengan ilmu, maka akan berdampak kepada kualitasnya yang juga baik, yang jelas kita merasakan bangga dengan Randang tampil di kancah dunia," kata pria yang sering dipanggil Maestro Randang itu.

Selain itu, Kemenparekraf akan mengikutsertakan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang ada di kota tersebut dalam program pendampingan dan peningkatan kapasitas. Adapun program tersebut termasuk digital marketing yang terintegrasi, perluasan ke lokapasar, konsultasi pengelolaan bisnis serta keuangan, dan bedah desain kemasan.

Sewaktu Kemenparekraf Sandiaga Uno mengunjungi Sentra IKM Randang Payakumbuh yang terletak di Kawasan Padang Kaduduak, Kamis 22 April 2021 lalu, Walikota Payakumbuh H. Riza Falepi Datuak Rajo Kaampek Suku menyebut, bahwa Sentra IKM tersebut dengan sebutan dapur bersama. 

"Kenapa kita sebut dapur bersama, karena di Sentra ini kita kumpulkan UMKM kita Payakumbuh dan teman-teman UMKM kita dari Kabupaten Limapuluh Kota. Jadi tak hanya dari Payakumbuh saja" kata Wako Riza waktu itu. 

Selain sudah dikelola secara profesional, Sentra IKM Randang tersebut merupakan sentra industri pertama di Indonesia yang mengelola kuliner khas Sumatera Barat, yaitu Randang yang telah bersertifikat ISO 22000. Selain ISO 22000, sentra ini juga mengantongi  lisensi surat izin edar dari BPOM dan sertifikat dari HCCP.*

#lipsushumaspemkopayakumbuh

 


Wartawan : Fegi Andriska
Editor : Benk123

Tag :#payakumbuh

Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News

Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com