- Jumat, 31 Agustus 2018
PWI Serahkan Bantuan Logistik, Wartawan Terdampak Gempa Lombok Harapkan Hunian Sementara
LOMBOK (Minangsatu) – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat serahkan bantuan logistik kepada wartawan asal Kabupaten Lombok Utara (KLU) yang dilanda gempa Lombok beberapa waktu lalu.
Secara simbolis, penyerahan bantuan dilakukan Ketua PWI NTB H. Sukisman Azmy kepada Plt Kabag Humas dan Protokol Setda KLU Mujaddid Muhas di Dusun Karang Montong Daya Desa Pemenang Timur Kecamatan Pemenang, Jumat (31/8).
Mengiringi bantuan, ketua PWI NTB menyebutkan, para wartawan di berbegai daerah yang bernaung dalam organisasi PWI Pusat, termasuk NTB, telah menggalang donasi sebagai bentuk empati kepada rekan-rekan wartawan yang bermukim dan melakukan tugas jurnalistik di KLU. " Ini bentuk kepedulian kepada wartawan terkena dampak gempa Lombok,” terang Sukisman kepada wartawan dilokasi.
Diharapkan bantuan tersebut bisa meringankan beban wartawan yang tetap standby di KLU. Pengurus PWI Pusat dan daerah turut prihatin atas bencana gempa yang melanda NTB. Para Wartawan yang paling banyak terdampak gempa dalam kondisi rumah rusak terjadi di wilayah KLU. “Ada 15 wartawan khusus KLU yang kita bantu. Jika ada yang belum direkap, akan kita tunggu usulannya,” ungkapnya.
![]() |
Dikatakan, PWI sebagai lembaga naungan para jurnalis mengimbau agar tetap berhati-hati selama bertugas meliput dengan mengedepankan keselamatan. Diakui jurnalis telah banyak berbuat mengekspos bencana gempa Lombok sehingga banyak bantuan baik diluar NTB maupun luar negeri berdatangan.
Diyakini, jika bantuan diharapkan dari APBD kabupaten saja, tidak akan mampu menampung apa yang menjadi keinginan masyarakat. Terlebih pada musim hujan akan datang sebentar lagi, diharapkan teman-teman wartawan di daerah ini juga diperhatikan supaya mereka tetap mengekspos. "Wartawan daerah tetap melakukan tugas dan mengekspos,” tandasnya.
Menyambut itu, Plt Kabag Humas dan Protokol Setda KLU Mujaddid Muhas menyampaikan rasa terimakasih dari Pemda KLU atas kepedulian PWI Pusat dan NTB. Ia mengaku pewarta di KLU juga bertanggung jawab dibawah Pemda. Karenanya, dengan adanya atensi PWI Pusat dan NTB, tentu meringankan psikologis dan tidak mengganggu aktivitas dari Pewarta sendiri. “Saya sudah mengajukan surat kepada pak bupati mengenai tempat hunian sementara bagi rekan-rekan wartawan,” ucapnya.
Salah satu wartawan korban gempa, Ahmad Rohadi mengharapkan, Pemda juga bisa memperhatikan wartawan. Sekiranya PWI bisa membantu juga untuk pengadaan rumah hunian sementara, karena iklim saat ini lagi kemarau dan sebentar lagi akan hujan. “ Kita harapkan ada bantuan hunian sementara untuk kami,” harapnya.(flo/rilis)
Editor :
Tag :#Lombok#NTB#PWI#Bantuanlogistik
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
TV BERITA “MENYALAHKAN” PLATFORM GLOBAL, TAPI MEMAKAINYA SEENAKNYA
-
HENDRY CH BANGUN: KOMUNIKASI PUBLIK LEMAH, PRABOWO BISA TERSANDERA ISU
-
ANUGERAH JURNALISTIK ADINEGORO 2024 TETAP JALAN, AJAK PERS KAMPUS DAN CITIZEN JOURNALISM IKUT LOMBA
-
PROVINSI SUMBAR BERHASIL TERPILIH SEBAGAI NOMINASI TPID BERKINERJA TERBAIK KAWASAN SUMATERA
-
MENKO POLHUKAM DUKUNG SOSIALISASI PERS BERWAWASAN KEBANGSAAN
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK
-
SURAT KEPADA NAHKODA SUMBAR, YANG BAHTERANYA KOYAK DI HANTAM GALODO
-
DUA JALAN KEBIJAKAN KOPI: INDONESIA DAN ETHIOPIA DI PERSIMPANGAN STRATEGI
-
ROSITA MEDINA, BUNDO KANDUANG DI RANTAU PUNYA TANGGUNGJAWAB MORAL
-
MAKNA KETIDAKHADIRAN PRESIDEN DI HPN 2026 BANTEN
