HOME PENDIDIKAN KOTA PAYAKUMBUH
- Rabu, 7 Juli 2021
PAYAKUMBUH KEMBALI TUNDA PBM TATAP MUKA, RIZA FALEPI : Sampai Kita Mencapai Herd Immunity
Payakumbuh, (Minangsatu) - Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh kembali menunda proses belajar mengajar (PBM) tatap muka di kota ini, meski saat ini Payakumbuh berada pada zona kuning Covid-19.
"Menindaklanjuti Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga Menteri, kami sudah sepakat dengan Bapak Kapolres agar PBM tatap muka belum dibolehkan atau ditunda dahulu, sampai kita mencapai level herd immunity. Walaupun saat ini kita sudah zona kuning, tapi daerah sekitar berada di zona oranye dan zona merah, ini langkah antisipasi kita supaya anak-anak kita aman dari paparan Covid-19, apalagi varian delta ini ganas, riskan sekali," kata Riza usai rapat koordinasi Satgas Covid-19 di balaikota, Rabu (7/7).
Menurut Riza, target vaksinasi yang dikejar agar mencapai herd imunity adalah diatas 75 persen. Bila ini sudah tercapai dan banyaknya tenaga pendidik dan kependidikan yang sudah divaksin, maka kebijakan untuk membolehkan sekolah tatap muka berkemungkinan besar bisa diambil, setelah dilakukan juga evaluasi oleh Satgas Covid-19.
"Disebut paranoid karena varian delta ini? Biarlah, kita khawatir nanti kejadian di kita seperti di luar daerah. Lihat di Pulau Jawa kasusnya meledak dan tak terkendali, ngeri, bisa habis kita. Memang karena kebijkan ini kita akan dimaki-maki, tetapi kita memikirkan bagaimana rakyat selamat," ungkapnya.
PBM semester baru di Kota Payakumbuh akan dimulai pada 12 Juli mendatang. Untuk 2 minggu pertama, dilaksanakan sekolah daring saja. Setelah itu, terkait kebijakan selanjutnya Satgas Covid-19 bakal melihat perkembangan.
"Karena saat ini masih banyak pengajar atau guru yang belum divaksin. Terkait dengan siswa, merekapun sudah bisa divaksin, karena pemerintah pusat membolehkan umur 12 tahun keatas untuk divaksin" katanya.
Sementara itu, Kacabdisdikwil IV Asricun mengatakan meski SMA/SMK/SLB di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Sumbar, namun terkait kebijakan sekolah tatap muka di tengah pandemi tetap mengikuti keputusan kepala daerah di wilayah masing-masing.
"Apabila vaksin banyak tersedia, kami mengusulkan agar petugas turun ke SMA/SMK/SLB untuk jemput bola melaksanakan vaksinasi kepada guru dan siswa berusia 12 tahun keatas. Dengan begitu, menurut data kami, bakal ada 12.000 vaksin yang bisa tersalurkan hanya dari lingkungan SMA/SMK/SLB yang ada di wilayah Kota Payakumbuh," papar Asricun.
Senada, Kepala Kantor Kemenag Ramza Husmen menyampaikan bila PBM dilaksanakan secara daring, madrasah sudah oke dan pelaksanaannya sudah dipersiapkan.
"Yang jelas, kami memastikan tenaga pendidik kami sudah divaksin bila sekolah tatap muka nantinya diperbolehkan," ujarnya.*
Editor : Benk123
Tag :#payakumbuh
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PERPISAHAN PELAJAR SMAN 3 PAYAKUMBUH BERLANGSUNG PENUH HARU
-
MAHASISWA PAYAKUMBUH HARUS BERPERAN LEBIH BESAR JAGA KETAHANAN BANGSA
-
WAWAKO PAYAKUMBUH HARAP LULUSAN PERGURUAN TINGGI TAK TAKUT PERUBAHAN
-
SANTRI DI PAYAKUMBUH HARUS SIAP BERSAING DI BERBAGAI BIDANG KEHIDUPAN
-
HEBAT! ENAM PELAJAR KOTA PAYAKUMBUH DITERIMA DI SMA TARUNA NUSANTARA
-
IKATAN MAHASISWA TIGO LURAH (IKMTL) GELAR FESTIVAL SENI OLAHRAGA TIGO LURAH 2026, BERTEMA "RASO KA KAMPUANG, KARYA UNTUAK NAGARI"
-
FENOMENA BARU KAWASAN WISATA ALAHAN PANJANG YANG MERISAUKAN
-
LMJ BERBAGI: SEDERHANA, TETAPI PENUH MAKNA
-
SUJUD DI AMBANG LAILATUL QADAR: MENJEMPUT DAMAI DI TANAH HARAM BERSAMA SIANOK TOUR DALAM BAYANG KETEGANGAN DUNIA
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK