HOME SOSIAL BUDAYA RANTAU
- Selasa, 2 Agustus 2022
Lukisan Karya Onin Sontani ‘Jangan Tanyakan Siapa Yang Ke-8’ Dilelang 5 Miliar
Kabupaten Bekasi (Minangsatu) - Lukisan termahal karya pelukis Kabupaten Bekasi, Onin Sontani, dilelang 5 miliar. Lukisan dengan judul ‘Jangan Tanyakan Siapa yang ke-8’ merupakan lukisan yang paling mahal pada pameran Bulan Bung Karno 121 di Museum Gedung Juang, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, 1-4 Agustus 2022.
Lukisan yang ada di museum ini merupakan hasil karya seniman yang tergabung dalam Komunitas Seniman Kabupaten Bekasi. Semua lukisan dapat dinikmati juga dijual untuk masyarakat luas pecinta seni.
Awak media berkesempatan mewawancarai Onin Sontani dan mengatakan bahwa lukisan itu merupakan idenya mengenai misteri siapa yang akan menjadi Presiden Indonesia di 2024.
“Tema yang ingin saya tuangkan adalah mengenai misteri politik pemilihan Presiden 2024. ‘Misteri’ artinya sesuatu yang belum jelas, masih menjadi teka-teki dan belum terungkap,” kata Onin yang merupakan lulusan Seni Rupa IKIP Jakarta, Senin, (1/8/2022) di Museum Gedung Juang Kabupaten Bekasi.
Karena masih misteri siapa yang akan menjadi Presiden RI ke-8 maka sosok yang digambarkan hanya secara siluet berwarna hitam. Ada sosok Wiranto, Prabowo, Mahfud MD, Ridwan Kamil, Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, Puan Maharani serta Presiden dan wakil presiden sebelumnya.
“Karena memang masih menjadi misteri agar penikmat lukisan menduga-duga. Banyak survei yang bilang elektabilitas calon ‘A’ sekarang nomor satu, tapi bagi saya sebelum 2024 semuanya masih misteri,” ungkapnya.
Membutuhkan waktu 3 bulan untuk menggambar lukisan yang selesai dibuat pada akhir 2021. Dibuat dengan cat minyak menggunakan 8 buah kanvas ukuran kecil sehingga total lebarnya 180x120 cm.(*)
Editor : Benk123
Tag :#bekasi
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
HADIRI GATHERING ALUMNI MALAYSIA DI JAKARTA, MAHYELDI MENILAI BISA LAHIRKAN GAGASAN DAN PELUANG KOLABORASI
-
FWK TEGASKAN 9 FEBRUARI TETAP HARI PERS NASIONAL, SOROTI SEJARAH DAN DESAK REVISI UU PERS
-
GUBERNUR MAHYELDI RANGKUL PERANTAU RINGANKAN BEBAN KORBAN BENCANA DI SUMBAR, DONASI TERKUMPUL RP1 MILIAR
-
GUBERNUR MAHYELDI TERIMA BANTUAN ALAT KESEHATAN DARI LAZNAS LMI SUMATERA SELATAN UNTUK KORBAN BENCANA HIDROMETEOROLOGI
-
SEMBARI MENGGALANG DANA BENCANA SUMBAR, IMAMIPAS YOGYAKARTA SAMPAIKAN TUNTUTAN
-
SUJUD DI AMBANG LAILATUL QADAR: MENJEMPUT DAMAI DI TANAH HARAM BERSAMA SIANOK TOUR DALAM BAYANG KETEGANGAN DUNIA
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK
-
SURAT KEPADA NAHKODA SUMBAR, YANG BAHTERANYA KOYAK DI HANTAM GALODO
-
DUA JALAN KEBIJAKAN KOPI: INDONESIA DAN ETHIOPIA DI PERSIMPANGAN STRATEGI
-
ROSITA MEDINA, BUNDO KANDUANG DI RANTAU PUNYA TANGGUNGJAWAB MORAL