HOME PEMBANGUNAN PROVINSI SUMATERA BARAT
- Rabu, 9 September 2020
Kajian Ilmiah Selesai, Kelanjutan Jalan Pessel-Solok Tunggu Persetujuan Kemen LHK
Padang (Minangsatu) - Membahas tentang kelanjutan pembangunan jalan Pesisir Selatan (Pessel)-Solok, Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Barat (BKSDA Sumbar) bersama akademisi dari universitas dan pihak terkait lainnya sudah melakukan pengkajian ilmiah. Hal ini karena jalur yang dimulai dari Nagari Pasar Baru, Kecematan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan menuju Nagari Alahan Panjang, Kabupaten Solok tersebut melewati hutan konservasi sepanjang 7 km.
Kepala BKSDA Sumbar Dr. Ir. Erly Sukrismanto, M.Sc. mengungkapkan bahwa pengkajian ilmiah sudah selesai dilakukan dengan hasil layak. "Kajian ilmiah sudah dilaksanakan dan hasilnya adalah layak. Sekarang sedang menunggu proses persetujuan untuk perjanjian kerja sama dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK)," tuturnya ketika dihubungi Minangsatu, Rabu (9/9).
Menurutnya, pengkajian ilmiah menjadi modal pertimbangan teknis terhadap keputusan yang diambil. Terlebih mengingat jalur itu juga merupakan daerah lintasan harimau.
"Berdasarkan pengkajian di lapangan, ternyata itu adalah jalur kawasan atau hutan konservasi. Untuk memastikan itu nanti saat perjanjian kerja sama diminta, saya selaku kepala balai tentu diminta pula pertimbangan teknis. Sebagai modal pertimbangan teknis, maka saya meminta pengkajian ilmiah", tambahnya.
Kajian ilmiah tersebut jelas dilakukan oleh lembaga ilmiah, dalam hal ini yakni perguruan tinggi. Ada dua perguruan tinggi yang disebut BKSDA Sumbar bertanggung jawab melakukan pengkajian terkait. Pertama, Universitas Andalas (Unand) dan kedua, Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB).
"Saya ketika menyatakan oke, dasarnya dari pengkajian yang telah dilakukan oleh perguruan tinggi. Mereka tentu menyatakan setuju jika setuju dan tidak setuju jika tidak," paparnya kemudian.
Editor : sc.astra
Tag :#JalanPessel-Solok #BKSDASumbar
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
ANTISIPASI BENCANA SUSULAN, MENTERI PU DODY HANGGODO TINJAU LANGSUNG RUAS JALAN TAPAN-BATAS JAMBI
-
BPJN SUMBAR TUNTASKAN PEMBERSIHAN LONGSOR SUSULAN DI RUAS TAPAN-BATAS JAMBI, SATU LAJUR KEMBALI FUNGSIONAL
-
GUBERNUR MAHYELDI TEGASKAN INFRASTRUKTUR YANG DIBANGUN PASCABENCANA HARUS TERINTEGRASI DENGAN SEKTOR LAINNYA
-
GUBERNUR RESMIKAN SPKLU CENTER PERTAMA DI SUMBAR, MEMPERCEPAT EKOSISTEM KENDARAAN LISTRIK DAN TRANSISI MENUJU ENERGI BERSIH
-
GUBERNUR MAHYELDI DORONG SOLUSI DERMAGA PENGAMAN UNTUK NELAYAN TIKU
-
KEADILAN INSTAN: DIBALIK SERUAN “NO VIRAL NO JUSTICE”
-
DUA KEMENANGAN KABAU SIRAH, SAATNYA MERAJUT KEMBALI KEPERCAYAAN YANG SEMPAT RETAK
-
UJIAN HAKIM: ANTARA KASAR, KASIR, DAN KASUR
-
JEJAK PENGABDIAN HAN LAKSANAKAN KEGIATAN DISKUSI TERBUKA TERKAIT HUNIAN TETAP DI NAGARI SUNGAI BATANG
-
LILIPALY MENJADI PEMBEDA, TETAPI KONSISTENSI HARUS MENYUSUL