HOME SOSIAL BUDAYA RANTAU
- Minggu, 30 November 2025
FWK Pertajam Ideologi Kebangsaan Media Massa
FWK Pertajam Ideologi Kebangsaan Media Massa
Bogor (Minangsatu) - Forum Wartawan Kebangsaan (FWK) Pusat meneguhkan rencana mempertajam ideologi kebangsaan di Tanah Air yang sementara ini dinilai masih belum jelas.
“FWK akan terus mengkampanyekan ideologi kebangsaan untuk kalangan wartawan, supaya media mempunyai ideologi yang kuat,” kata pendiri FWK Hendry Ch. Bangun dalam rapat Pra Kongres FWK di Jalan Bukit Nirwana Raya 80, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (29/11/2025).
Menurut Hendry, apa yang dilakukan okeh FWK sudah sesuai visi FWK yaitu aktif menjaga kedaulatan bangsa dan setia pada Negara Kesatuan Republik Indinesia (NKRI). “Independen, tapi berwawasan kebangsaan,” tuturnya.
Hendry mantan wartawan senior Harian Kompas yang lama menggeluti bidang olahraga merasakan betul, bagaimana rasa nasionalisme atau kebangsaannya diuji ketika tim olahraga nasional berhadap-hadapan tim manca negara.
“Kami sebagai wartawan Indonesia sering bertemu wartawan asing yang akan meliput tim nasional mereka di stadion. Di situ kami sebagai wartawan olahraga sudah merasakan ketegangan,” kata Hendry, mantan Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat.
Rapat FWK dipimpin oleh Koordinator Nasional FWK Raja Parlindungan Pane dan dimoderatori Ketua Panitia Pra Rakernas FWK, Dr Budi Nugraha.
Rapat, sekaligus pra Rakernas, dihadiri sejumlah wartawan senior antara lain Yesayas Oktavianus mantan wartawan olahraga Harian Kompas, Untung Kurniadi, AR Loebis, dan Sayid Iskandarsyah, Rita Sri Hastuti, Mohammad Nasir, Herwan Pebriansyah, Dadang Rachmat, Edi Kuswanto, Abdulillah Pahresi, Berman Nainggolan L Radja, Herry Sinamarata, dan Rudy Sitompul.
Untung Kurniadi, pengurus FWK mengusulkan, selain menyelenggarakan diskusi yang bertema kebangsaan, juga perlu dilengkapi dengan wawancara untuk podcast.
“Yang diwawancarai bisa tokoh dari luar atau dalam FWK. Para wartawan senior di sini yang menguasai spesialisasi di bidang masing-masing juga bisa diwawancarai untuk podcast,” kata Untung.
Hendry menegaskan, FWK bicara berdasarkan fakta, bukan asal bicara. Karena itu FWK juga melakukan dan melayani permintaan riset.
“Kami akan bekerja sama dengan lembaga penelitian di sejumlah perguruan tinggi yang mempunyai reputasi tinggi,” tambah Raja Parlindungan Pane.
Bahkan untuk memperkuat jaringan informasi di daerah-daerah, FWK akan membentuk perwakilan di daerah-daerah. Dengan demikian, bahasan-bahasan yang berkembang dalam diskusi FWK menjadi komprehensif.
Editor : ranof
Tag :#ideologi kebangsaan #media massa independen #Jakarta #Bogor
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
MENDENGAR SUARA DARI AKAR RUMPUT: JUMAT CURHAT KAPOLRES RICO FERNANDA DI SAWA
-
RETAIL GATHERING SIG DI PEKANBARU, PT SEMEN PADANG PERKUAT DOMINASI PASAR DAN KEMITRAAN DI RIAU
-
WAKIL KETUA DPRD JABAR MQ ISWARA SAMBUT WARTAWAN TIONGKOK: DORONG INVESTASI NEGERI PANDA DI TANAH PASUNDAN
-
FORUM WARTAWAN KEBANGSAAN DESAK DEPUTI DAN KABIRO PERS ISTANA DICOPOT
-
FORUM WARTAWAN KEBANGSAAN KECAM PENCABUTAN KARTU LIPUTAN REPORTER CNN INDONESIA OLEH BIRO PERS ISTANA
-
PENERAPAN AKUNTANSI MANAJEMEN PADA FURNITURE BEBERAPA FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA
-
DIMANA MUSEUM KOTA BUKITTINGGI?
-
"ANAK DARO" DIKLAIM KOPI KERINCI JAMBI OLEH ROEMAH KOFFIE, POTENSI PENCAPLOKAN BUDAYA MINANG PICU KONTROVERSI
-
MEMBUMIKAN KOPI MINANG: DARI SEJARAH 1840 HINGGA GERAKAN MENANAM KAUM
-
FWK MEMBISIKKAN KEBANGSAAN DARI DISKUSI-DISKUSI KECIL