- Jumat, 15 November 2024
Evaluasi MCP, Walikota Solok Zul Elfian Umar Audiensi Dengan KPK-RI
Evaluasi MCP, Walikota Solok Zul Elfian Umar Audiensi dengan KPK-RI
Kota Solok ( Minangsatu) - Wali Kota Solok Zul Elfian Umar beraudensi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI di Ruang Rapat Bunaken Lt 17 Gedung Merah Putih KPK RI Jakarta, Jumat, ( 15/11/24).
Kegiatan tersebut memenuhi undangan KPK Republik Indonesia dalam rangka Monitoring dan Evaluasi MCP (Monitoring Center dan Prevention) yang didampingi Asisten Ekbang H.Jefrizal, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Nurzal Gustim, Kepala Bappeda Desmon, Irspektur Pembantu III Inspektorat Daerah Afrizon, Sekretaris BKD Susan Hariani, dan Sekrerataris BKPSDM Winanda Arief.
Kesempatan tersebut Wali Kota Zul Elfian menyampaikan terima kasih atas perhatian KPK dalam membina dan mendampingi Pemerintah Kota Solok dalam penyelenggaraan tata kelola Pemerintahan untuk lebih baik.
"Alhamdulillah dari progrees per hari ini MCP Kota Solok telah berada diurutan 6 dari 19 Kabupaten/kota di Sumatera Barat yang sebelumnya masuk 5 besar dari bawah.
Insyaa Allah sisa waktu kurang dari 2 bulan ini akan dioptimalkan sesuai waktu yang ditetapkan" ungkap Wali Kota optimis.
Sementara Kasatgas Wilayah II Kedeputian Bidang Koordinasi dan Supervisi KPK RI Agus Priyanto didampingi Muhammad Janatan Koord Sumatera Barat dalam sambutannya menyampaikan sangat mengapresiasi atas gerak cepat Kota Solok dalam pemenuhan MCP yang telah masuk triwulan IV.
Ia mengakui tadinya sengaja diundang 5 terendah capaian MCP setiap Kabupaten/Kota se Sumbar untuk lebih mendalami persoalan yang dihadapi. Namun pada hari ini Kota Solok telah memperbaiki dengan naik posisi ke urutan 6 besar dari atas" ungkap Kasatgas.
Selanjutnya Agus menyoroti dan mengingatkan Wali Kota Solok terkait pokok-pokok pikiran DPRD dan konsistensi penetapan APBD, serta pensertifikatan tanah milik daerah.
"Banyak daerah ditemukan salah kaprah atas pokok-pokok pikiran ini, dan keterlambatan penetapan APBD. Kami sengaja berpesan kepada Wali Kota Solok bahwa KPK akan selalu monitor hal-hal ini"kata Agus.
Karena MCP merupakan aplikasi yang dikembangkan oleh KPK untuk melakukan monitoring capaian kinerja program pencegahan korupsi melalui perbaikan tata kelola pemerintahan dengan Area Intervensi KPK antara lain perencanaan, penganggaran, pengadaan barang dan jasa, pelayanan publik, pengawasan APIP, Manajemen ASN, Pengelolaan BMD, dan optimalisasi pajak."tukuknya menjelaskan...
Editor : melatisan
Tag :#Audiensi #KPK RI
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PEMKO SOLOK GENCAR SOSIALISASIKAN PEKAN POSYANDU BIDANG KESEHATAN TAHUN 2026
-
WALIKOTA RAMADHANI BUKA FORUM SATU DATA INDONESIA TINGKAT KOTA SOLOK
-
WAWAKO SURYADI NURDAL BUKA KONSULTASI PUBLIK RKPD KOTA SOLOK 2027
-
DIBUKA WAWAKO SURYADI NURDAL, 111 CPNS PEMKO SOLOK FORMASI 2024 IKUTI LATSAR
-
PLN UP3 SOLOK PERKUAT BUDAYA K3 LEWAT APEL DAN EDUKASI BULAN K3 NASIONAL 2026
-
TABUAH: INGATAN SILUNGKANG
-
PELANTIKAN PWI & IKWI SUMBAR: LANGKAH MAJU, HARAPAN BARU, SEJARAH BARU
-
MAHASISWA KKN UNAND 2026 GELAR PENYULUHAN DAN PRAKTIK PEMBUATAN UMMB SEBAGAI SUPLEMENT TERNAK RUMINANSIA DI NAGARI LABUH, KECAMATAN LIMA KAUM, TANAH DATAR
-
PENGOLAHAN LIMBAH JAGUNG MENJADI BOKASHI RAMAH LINGKUNGAN DI NAGARI LABUH
-
PRESIDEN KENA OLAH, OLEH MIKO KAMAL