- Selasa, 8 November 2016
Di Solsel Harga Cabai Tembus Rp95 Ribu Per Kilogram
PADANG ARO(Minangsatu) - Harga cabai merah di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, terus mengalami kenaikan dari Rp70 ribu per kilogram pada pekan lalu, kini Rp95 ribu/kg.
"Saya setiap hari beli cabai merah satu kilogram untuk kebutuhan warung nasi dan sekarang yang paling tinggi yaitu Rp95 ribu dan saya tidak bisa mengurangi jumlahnya sebab sudah kebutuhan untuk dagangan," kata seorang pemilik warung nasi Lola (38) di Padang Aro.
Ia mengatakan untuk kebutuhan rumah tangga mungkin bisa dikurangi jumlahnya tetapi untuk warung nasi sulit melakukannya sebab kebutuhan konsumen.
"Kita tetap harus menjaga pelanggan dan bila dikurangi takut akan mengecewakan mereka sehingga jumlahnya tidak pernah dikurangi sebab yang makan sebagian besar gemar cabai," terangnya.
Sementara itu Ibu rumah tangga Ita (27) berharap, pemerintah bisa menendalikan harga cabai ini supaya tidak terlalu memberatkan.
"Sudah satu bulan harga cabai tinggi dan belum ada tanda-tanada penurunan sehingga kami berharap pemerintah bisa mengatasinya supaya kebutuhan bisa terpenuhi," ujarnya.
Dia menyebutkan saat ke pasar ia membawa uang Rp200 ribu sudah bisa membeli stok kebutuhan keluarga untuk satu minggu tetapi sekarang sulit sebab hampir separuhnya hanya untuk membeli cabai.
Bila keadaan ini terus berlanjut, katanya maka akan memberatkan perekonomian keluarga sebab cabai sudah menjadi menu wajib setiap memasak dan sulit menghilangkannya.
"Bila makan tidak pakai cabai maka terasa ada yang kurang lengkap sehingga menjadi kebutuhan wajib yang harus dipenuhi," katanya.(*)
Editor :
Tag :#SolokSelatan
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK
-
SURAT KEPADA NAHKODA SUMBAR, YANG BAHTERANYA KOYAK DI HANTAM GALODO
-
DUA JALAN KEBIJAKAN KOPI: INDONESIA DAN ETHIOPIA DI PERSIMPANGAN STRATEGI
-
ROSITA MEDINA, BUNDO KANDUANG DI RANTAU PUNYA TANGGUNGJAWAB MORAL
-
MAKNA KETIDAKHADIRAN PRESIDEN DI HPN 2026 BANTEN