HOME SOSIAL BUDAYA KOTA PADANG
- Senin, 24 Juli 2023
Dekopin Berikan Penghargaan Tertinggi Bidang Koperasi Bintang Adidaya Jagadita Kepada Gubernur Sumbar
Padang (Minangsatu) - Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) anugerahkan Bintang Adidaya Jagadita kepada Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah. Penghargaan kategori tertinggi bidang koperasi tersebut diserahkan oleh Menteri Perindustrian RI, Agus Gumiwang Kartasasmita di Auditorium UNP, Padang. Minggu (23/7/2023).
Gubernur Mahyeldi, terlihat bahagia menerima penghargaan tersebut. Ia menyebut itu adalah buah dari kerja bersama seluruh masyarakat Sumbar yang telah menjadikan koperasi sebagai penopang utama sektor UMKM Sumbar.
"Alhamdulillah, penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh masyarakat yang telah mempercayakan Koperasi sebagai Agregator UMKM di Sumbar," ungkap Mahyeldi.
Menurut Mahyeldi, filosofi koperasi sangat relevan dengan tatanan kehidupan masyarakat Sumbar, dimana budaya gotong royongnya dan nilai kekeluargaan begitu kental, bahkan menjadi pilar utamanya. "Kesamaan itu, membuat koperasi cukup mudah berkembang di Sumbar," kata Mahyeldi.
Saat memberikan sambutan setelah menerima penghargaan Mahyeldi sempat berkelakar yang membuat para hadirin tertawa. "Seandainya Bung Hatta masih hidup, ia akan tersenyum melihat Sumbar mendapat penghargaan ini," ucap Mahyeldi.
Ia mengaku, saat ini Pemprov Sumbar sangat serius dalam mengembangkan sektor UMKM. Itu dituangkan secara jelas dalam Misi ke empat pada RPJMD Provinsi Sumatera Barat tahun 2021-2026, yaitu "mewujudkan usaha ekonomi produktif dan mampu bersaing di dunia global".
Untuk mencapai itu, pihaknya mendorong melalui dukungan koperasi dengan tujuan untuk mengurangi ketergantungan terhadap akses permodalan konvensional yang berbunga tinggi.
"Secara pribadi UMKM akan kesulitan mendapatkan akses permodalan, karena rata-rata dari mereka adalah para pemula. Itu makanya, kita mendorong mereka untuk membentuk sebuah koperasi, sehingga kebutuhan modalnya bisa dari urunan dana para anggota," ungkap Mahyeldi.
Ia berharap, dengan demikian ekonomi masyarakat bisa tumbuh secara merata, dan angka pengangguranpun bisa ditekan.
Sementara itu, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita yang hadir mewakili Presiden Joko Widodo menegaskan, koperasi harus menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Perlu ada penguatan agar koperasi tetap relevan ditengah ketatnya persaingan ekonomi saat ini.
"Digitalisasi adalah sebuah keharusan, koperasi dituntut mampu menyesuaikan diri melalui inovasi dan ragam produk yang berdaya saing," tegasnya.
Lebih lanjut ia menyebut, salah satu tujuan dari penganugerahan penghargaan itu adalah untuk meningkatkan kreativitas dan daya juang dari para pelaku koperasi Indonesia agar koperasi indonesia bisa menjadi lebih kompetitif dan beradaya saing.
Selain kepada Gubernur Sumbar, Menteri Perindustrian juga menyerahkan penghargaan yang sama kepada Mantan Menteri Koperasi dan UKM RI, Syarif Hasan dan Adi Sasono, atas prestasi mereka di bidang koperasi.
Selanjutnya, ia juga menyerahkan piagam penghargaan dengan kategori "Penggerak Utama" kepada 12 orang dan kategori "Madya", dan Selayar kepada 45 orang praktisi koperasi Indonesia.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Menteri Koperasi UMKM RI, Teten Masduki dan Ketua Dekopin Nasional, Nurdin Khalid serta para Pengurus Dekopin se Indonesia.
Editor : ranof
Tag :#Koperasi #Dekopin #Sumbar
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
SINERGI PENYALAAN SERENTAK LUTD, PT PLN (PERSERO) UID SUMATERA BARAT BERBAGI CAHAYA DI BULAN RAMADHAN BERSAMA KAJATI SUMATERA BARAT
-
PWRI SUMBAR SERAHKAN BANTUAN UNTUK KORBAN BANJIR BANDANG DI KOTA PADANG
-
M. DIEN DITETAPKAN AKLAMASI JADI KETUA PII SUMBAR, NANUK: INSINYUR SANGAT STRATEGIS MERANCANG SOLUSI PEMBANGUNAN
-
FIRDAUS ABIE – ZHILAN ZHALILA BERBAGI DI SEKOLAH TERDAMPAK BENCANA
-
7 BAHAN BAKU RAHASIA PEMBUAT SEMEN, NOMOR 6 BIKIN LEBIH KUAT DAN TAHAN LAMA
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK
-
SURAT KEPADA NAHKODA SUMBAR, YANG BAHTERANYA KOYAK DI HANTAM GALODO
-
DUA JALAN KEBIJAKAN KOPI: INDONESIA DAN ETHIOPIA DI PERSIMPANGAN STRATEGI
-
ROSITA MEDINA, BUNDO KANDUANG DI RANTAU PUNYA TANGGUNGJAWAB MORAL
-
MAKNA KETIDAKHADIRAN PRESIDEN DI HPN 2026 BANTEN