HOME EKONOMI -

  • Jumat, 10 April 2026

Bank Dunia Sebut Indonesia Punya Ruang Fiskal Yang Memadai Usai Tidak Naikkan Harga BBM

Foto: Dokumen Patra Niaga
Foto: Dokumen Patra Niaga

Jakarta (Minangsatu) - Bank Dunia menilai Indonesia masih memiliki ruang fiskal yang memadai setelah pemerintah memutuskan tidak menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi hingga akhir 2026, meskipun harga minyak dunia terus meningkat akibat eskalasi konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran. 

Kepala Ekonom Bank Dunia untuk Asia Timur dan Pasifik, Aaditya Mattoo, menyebut defisit fiskal Indonesia pada 2025 tercatat di bawah 3 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). Sementara itu, rasio utang pemerintah berada di kisaran 40 persen dari PDB.

“Indonesia menunjukkan kecenderungan pada kehati-hatian fiskal, sehingga relatif memiliki kapasitas untuk tetap memberikan dukungan melalui subsidi energi, baik secara implisit maupun eksplisit,” ujarnya dikutip dari Antara, Kamis (9/4/2026).

Meski demikian, ia menekankan pentingnya penyaluran subsidi yang lebih tepat sasaran, terutama untuk menjangkau kelompok miskin dan kelas menengah rentan.

Menurut Mattoo, dukungan juga perlu diarahkan kepada usaha kecil hingga sebagian usaha menengah agar tekanan ekonomi tidak semakin berat di tengah kenaikan harga energi global. Ia menilai pemerintah perlu memperkuat mekanisme distribusi subsidi agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh kelompok yang membutuhkan tanpa menimbulkan beban fiskal berlebih di masa depan.

“Semakin tepat sasaran dukungan, semakin kecil risiko terhadap beban fiskal,” ucapnya. Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan harga BBM bersubsidi tidak akan naik hingga akhir tahun ini.

Menurut dia, pemerintah telah menghitung ketahanan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dalam berbagai skenario kenaikan harga minyak dunia, termasuk jika mencapai 80 dollar AS hingga 100 dollar AS per barel.

Selain APBN, pemerintah juga memiliki bantalan fiskal lain, seperti dana sisa anggaran lebih (SAL) sebesar Rp420 triliun, termasuk Rp200 triliun yang ditempatkan di perbankan.

Sumber: Kompas


Wartawan : Redaksi
Editor : melatisan

Tag :Bank Dunia, Sebut Indonesia, Punya Ruang Fiskal, Yang Memadai, Usai Tidak Naikkan, Harga BBM

Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News

Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com