- Selasa, 4 Februari 2025
Anggota Komisi XIII DPR RI Arisal Azis Usulkan Program Naturalisasi Pemain Sepakbola Dibatasi
Anggota Komisi XIII DPR RI Arisal Azis Usulkan Program Naturalisasi Pemain Sepakbola Dibatasi
Jakarta (Minangsatu) - Langkah PSSI untuk melakukan naturalisasi pemain sepakbola secara besar-besaran mendapatkan masukan dari anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi PAN Arizal Azis.
Tokoh peduli sepakbola asal Sumatera Barat ini menilai naturalisasi pemain yang dilakukan secara besar-besaran akan berdampak pada ruang serta motivasi pemain muda mengejar Impian bermain untuk timnas.
"Untuk jangka pendek kita setuju dengan PSSI yang kita lihat sudah dekat dengan gerbang Piala Dunia. Semoga target ke Piala Dunia bisa tercapai. Namun, untuk jangka menengah dan jangka Panjang, hal ini perlu dievaluasi dalam artian perlu dibatasi, berapa maksimal kuota yang kita sediakan untuk pemain naturalisasi,” sebut Arisal usai rapat kerja Komisi XIII DPR RI dengan Menteri Hukum dan Menpora di Komplek Parlemen, Senayan, Senin (3/2/2025).
“Yang saya khawatirkan kalau program ini sudah terlalu ‘massive’, di mana persentase pemain lokal sudah sangat sedikit. Jadi, secara perlahan kami minta PSSI untuk membuat semacam regulasi yang jelas, mungkin 50 persen naturalisasi-50 persen lokal, atau 40-60, tergantung kajian berimbang dari PSSI. Yang penting bagi saya, kita tetap menjaga ‘asa’ anak-anak kita untuk membela timnas di waktu yang bersamaan prestasi timnas juga bisa terus kita dongkrak,” ulasnya.
Arizal Azis bahkan mengatakan, liga sepak bola yang digelar PSSI mulai dari Liga 1, 2, 3, dan 4, termasuk Piala Suratin, tidak mencapai ‘objektif’ yang tepat. Kompetisi yang ada tidak dimaksudkan untuk menjaring pemain-pemain terbaik yang nantinya bisa menjadi pemain nasional dan mewakili Indonesia di kancah internasional.
Arizal Azis yang juga mantan pemain bola dan kini membuka akademi sepak bola di Sumbar ini, mengatakan, dirinya saat ini memiliki tiga lapangan akademi sepakbola dengan visi untuk menyelamatkan anak-anak muda agar terhindar dari pergaulan bebas, serta menampung bakat-bakat muda yang ada di Sumbar.
"Saya tidak hanya bicara soal sepakbola nasional ini namun saya telah berbuat. Sebagai bentuk komitmen dan kontribusi saya, saya dirikan akademi sepakbola berbasis pesantren di kampung halaman saya. Semoga ini menjadi kontribusi positif dari saya untuk mencetak pemain-pemain masa depan Indonesia,” tutup Owner Josal FC ini.
Editor : melatisan
Tag :#Pemain Naturalisasi #DPR RI
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
DUA JEBOLAN PPLP SUMBAR DIPANGGIL IKUTI SELEKSI TIMNAS U-20 INDONESIA
-
LANGKAH PSP PADANG TEHENTI DI PENYISIHAN LIGA 4 PIALA PRESIDEN, DIKALAHKAN PERSMA MANADO 0-1
-
BIMA SAKTI BERTAHAN DI PERSELA, PILIH LANJUTKAN PROYEK LASKAR JOKO TINGKIR MUSIM DEPAN
-
GOL LUGAS SATRYA ANTAR PSP PADANG TAKLUKKAN PERSIMAJU DI LAGA PERDANA 32 BESAR NASIONAL LIGA 4
-
KALAHKAN TIMOR LESTE, TIMNAS U-19 TEMPEL VIETNAM DI PAPAN KLASEMEN GRUP A
-
KETIKA KAMPUS BELAJAR DARI MASYARAKAT: MAKNA FOME DALAM MEMBENTUK TENAGA KESEHATAN MASA DEPAN
-
BOARD OF PEACE DAN INDONESIA: UJIAN KONSISTENSI DIPLOMASI PERDAMAIAN DI TENGAH KRISIS KEPERCAYAAN PUBLIK
-
JENDERAL ABDUL HARIS NASUTION DAN PERANG KAMANG 1908
-
MEMELIHARA HARAPAN, CATATAN HENDRY CH BANGUN
-
DARI SUNGAI BATANGHARI KE RANTAI LOGISTIK NASIONAL, PTP NONPETIKEMAS JAMBI MENJAGA ARUS DISTRIBUSI DAN MENGGERAKKAN EKONOMI