HOME SOSIAL BUDAYA KOTA PADANG
- Selasa, 13 Januari 2026
181 Huntara Dibangun Pascabencana Di Tiga Kabupaten Di Sumbar
181 Huntara Dibangun Pascabencana di Tiga Kabupaten di Sumbar
Padang (Minangsatu) — PT Semen Padang bagian dari SIG, menyatakan komitmennya mendukung pemulihan pascabencana banjir bandang akibat badai hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat pada akhir November 2025. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penggunaan produk Semen Padang dalam pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak di tiga kabupaten.
Sebanyak 181 unit huntara dibangun dengan kebutuhan 3.310 zak semen, seluruhnya menggunakan produk Semen Padang. Pembangunan huntara tersebar di tiga lokasi, yakni Pasar Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam sebanyak 117 unit; Anduring, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman sebanyak 34 unit; serta Koto Baru, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan sebanyak 30 unit.
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah dalam pertemuan bersama Direktur Sales & Marketing PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Dicky Saelan dan Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar di Istana Gubernur, Kamis (8/1/2026), menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan PT Semen Padang, terutama pada masa rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
“Kebutuhan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur tidak kurang dari 80 persen dari total Rp22 triliun yang kami usulkan. Kami berharap PT Semen Padang dapat memberikan peran maksimal, apalagi produknya berupa green cement yang sejalan dengan konsep Green Province yang sedang kami dorong,” ujarnya.
Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernadino menyebut penggunaan produk Semen Padang dalam pembangunan huntara tersebut menjadi bentuk kepercayaan pemerintah daerah terhadap kualitas produk lokal.
“Dengan digunakannya Semen Padang pada pembangunan 181 unit huntara di tiga titik di Sumbar, kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten kepada produk kami,” kata Win.
Ia berharap sinergi pemerintah dan industri lokal dapat terus diperkuat, tidak hanya pada situasi darurat bencana, tetapi juga dalam program pembangunan daerah.
“Kami berharap kerja sama seperti ini terus dilakukan agar PT Semen Padang tetap tumbuh dan berkembang di Sumatera Barat, sekaligus semakin banyak berbuat untuk masyarakat Sumbar,” ujarnya.
Pembangunan huntara itu diharapkan dapat menyediakan tempat tinggal yang layak dan aman bagi warga terdampak, sembari menunggu proses rehabilitasi dan rekonstruksi hunian permanen. Win menambahkan, PT Semen Padang juga terus hadir melalui program tanggung jawab sosial sejak hari pertama bencana.
“Sebagai perusahaan kebanggaan masyarakat Sumbar, PT Semen Padang hadir sejak hari pertama bencana terjadi dan hari ini mendukung pemulihan pascabencana. Bagi kami, ini bukan sekadar kontribusi material, tetapi juga bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap saudara-saudara kita yang sedang berjuang memulihkan kehidupan mereka,” tutup Win.
Editor : melatisan
Tag :Huntara, Dibangun, Pascabencana, Tiga Kabupaten
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
SATUPENA SUMBAR UMUMKAN NOMINASI PENULIS PROLIFIK DAN BERPRESTASI TAHUN 2026
-
TINJAU PROGRES HUNTAP BUDDHA TZU CHI BERBAHAN SEPABLOCK, DIRUT SIG PASTIKAN KUALITAS KONSTRUKSI
-
LPP RRI PADANG BERI RUANG BAGI PENSIUNAN TETAP EKSIS MENGUDARA
-
JEJAK HARAPAN DI LAMBUNG BUKIT: DARI RUMAH BOCOR, ALAMSYUR KINI MILIKI RUMAH IMPIAN
-
BUKTI NYATA KEPEDULIAN TANGANI BENCANA HIDROMETEOROLOGI DI SUMBAR, PT SEMEN PADANG RAIH MEDAL OF HONOR DARI JPS
-
IKATAN MAHASISWA TIGO LURAH (IKMTL) GELAR FESTIVAL SENI OLAHRAGA TIGO LURAH 2026, BERTEMA "RASO KA KAMPUANG, KARYA UNTUAK NAGARI"
-
FENOMENA BARU KAWASAN WISATA ALAHAN PANJANG YANG MERISAUKAN
-
LMJ BERBAGI: SEDERHANA, TETAPI PENUH MAKNA
-
SUJUD DI AMBANG LAILATUL QADAR: MENJEMPUT DAMAI DI TANAH HARAM BERSAMA SIANOK TOUR DALAM BAYANG KETEGANGAN DUNIA
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK