Sejarah Peradaban Kerajaan Indrapura - Part 1
Oleh : Andika Putra WardanaHalo Sahabat Minangsatu!
Pernahkah kamu mendengar tentang Kerajaan Inderapura?
Kerajaan Islam di pesisir barat Sumatera ini bukan hanya saksi peradaban, tapi juga pusat kekuasaan, perdagangan, keilmuan, hingga spiritualitas Minangkabau di masa lalu.
Namun, mengapa namanya jarang terdengar dalam buku-buku sejarah kita?
Hari ini, kita akan menyelami jejaknya yang nyaris hilang. Inilah kisah tentang Inderapura, kerajaan bahari yang menjadi denyut nadi sejarah Pesisir Selatan.
Kerajaan Inderapura berdiri di wilayah yang kini termasuk dalam Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat. Nama “Inderapura” berasal dari bahasa Sanskerta. Indra berarti dewa utama, dan Pura berarti kota atau istana. Maka, Inderapura bermakna “Kota Indra”, sebuah nama yang mencerminkan tingginya nilai spiritual, budaya, dan kekuasaan yang pernah bersemayam di sana sejak masa Hindu-Buddha, jauh sebelum Islam datang dan menjadi ruh peradaban kerajaan ini.
Secara geografis, kerajaan ini tumbuh di dataran rendah yang sangat strategis, tepatnya di wilayah yang sekarang dikenal sebagai Kecamatan Pancung Soal. Di sebelah baratnya terbentang laut lepas, sementara di sisi timur menjulang pegunungan dan mengalir sungai-sungai besar. Kondisi alam inilah yang menjadikan Inderapura sebagai simpul penting dalam jalur perdagangan internasional di pantai barat Sumatera, bahkan sejak abad ke-16.
Menurut Prof. Dr. Gusti Asnan, “Inderapura merupakan pelabuhan penting di jalur perdagangan pantai barat Sumatera, bersama kota-kota niaga lainnya seperti Barus, Pariaman, dan Painan.”
Kapal-kapal dari Arab, Gujarat, hingga Tiongkok pernah singgah di pelabuhannya, menjadikan Inderapura gerbang utama yang menghubungkan Minangkabau dengan dunia luar. Bahkan dalam laporan VOC tahun 1616, disebut bahwa wilayah ini dipimpin oleh Raja Itam dan dihuni sekitar 30.000 jiwa sebuah angka besar pada zamannya. Masyarakatnya hidup dari pertanian dan perdagangan komoditas unggulan seperti lada dan emas—dua kekayaan alam yang menjadikan Inderapura incaran berbagai kekuatan dunia.
Memasuki abad ke-16, Inderapura mengalami transformasi besar. Dari sebuah pelabuhan dagang strategis, wilayah ini tumbuh menjadi sebuah kerajaan Islam yang kuat dan berpengaruh di pesisir barat Sumatra.