Kalau Cuma Tahu Silat, Kamu Belum Tahu Silek Minangkabau! - Part 1

Oleh : Andika Putra Wardana

Halu dunsanak Minangsatu...


Tahukah dunsanak, bahwa di Ranah Minangkabau, sejak ratusan tahun yang lalu, telah hidup sebuah ilmu bela diri yang bukan sekadar untuk bertarung? Namanya Silek. Di luar Minang, orang menyebutnya silat. Tapi di sini, silek adalah warisan budaya, ilmu kehidupan, dan jati diri urang Minang yang tak ternilai. Ia bukan hanya soal tangan dan kaki, tapi tentang adat, marwah, dan tanggung jawab.


Silek berasal dari dataran tinggi Minangkabau, dan dipercaya pertama kali dirumuskan oleh Datuak Suri Dirajo di Nagari Pariangan, Padang Panjang, sekitar tahun 1119 Masehi. Beliau tidak sendirian. Bersama beberapa pendekar lain yang datang dari negeri jauh seperti Champa, Siam, bahkan Persia, mereka membawa ilmu bela diri dari luar dan meramunya dengan kearifan lokal Minangkabau. Nama-nama mereka terdengar unik: Kambiang Hutan, Harimau Campo, Kuciang Siam, dan Anjiang Mualim. Meskipun terdengar seperti nama binatang, mereka adalah manusia yang menguasai ilmu silat tinggi. Dari perpaduan itulah lahir silek Minangkabau yang kita kenal hari ini.


Silek di masa lalu punya dua fungsi utama. Pertama, sebagai panjago diri—alat untuk melindungi diri dari ancaman musuh. Kedua, sebagai parik paga dalam nagari—sistem pertahanan sosial untuk menjaga keamanan nagari. Maka tak heran, silek selalu dilatih di nagari-nagari Minangkabau, karena setiap anak lelaki mesti siap menjaga kehormatan keluarganya dan kampung halamannya.


Seiring waktu, silek tidak hanya digunakan untuk bertarung. Ia berkembang menjadi seni. Gerakan-gerakan dalam silek yang awalnya tajam dan keras, lalu dijadikan lebih indah dan lentur, dan dipertunjukkan dalam bentuk mancak—tari silat dalam pertunjukan adat. Seorang ahli budaya Minangkabau, Emral Djamal Dt. Rajo Mudo, pernah mengatakan bahwa pengembangan silek menjadi seni adalah strategi nenek moyang Minangkabau agar silek tetap hidup di masa damai. Energi silek yang panas dan keras, diubah menjadi gerakan yang indah dan penuh makna.