HOME PARIWISATA PROVINSI SUMATERA BARAT

  • 07-December-2018
  •  
  • 23:33:19
  •  

Wagub Yakin, Sumbar bisa jadi yang Terbaik Destinasi Wisata Halal di tanah air

Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit, menerima penghargaan karena Sumbar masuk 10 besar Provinsi Wisata Halal di Indonesia. (Foto kiriman Zardi).

Jakarta (Minangsatu) -  Sumatera Barat masuk 10 besar sebagai daerah Destinasi Wisata Halal di Indonesia. Dari 10 provinsi tersebut, Sumbar berada di urutan 4 dengan nilai 55, setelah  Rangking 1 Nusa Tenggara Barat (lombok) - nilai 58, rangking 2 Provinsi Aceh - nilai 57 dan rangking 3 DKI Jakarta dengan nilai 56.

Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit menyampaikan, potensi  Destinasi Wisata Halal Sumbar untuk menjadi yang terbaik di Indonesia sangat besar. "Namun hari ini kita menyadari banyak hal yang mesti kita benahi bersama," ungkapnya.

Dikatakan, soal sertifikasi makanan halal bagi setiap restoran, pelayan hotel halal, memaksimalkan potensi tempat ibadah Masjid Raya Sumatera Barat, lebih bermakna sebagai magnet perhatian orang berkunjung ke Padang. 

Hal ini disampaikan Wagub disela-sela acara Kementerian Pariwisata "The Inaugural Report of Indonesia Muslim Travel Index" - Indeks Perjalanan/Wisata Indonesia (IMTI) 2018, di Balairung Soesilo Soedarman, Kementerian Pariwisata, Jakarta, Jum'at siang (7/12/2018)

Wagub menekankan, untuk lebih maju dan meningkatkan kunjungan wisatawan, tentu butuh komitmen bersama-sama pemerintah dan stakeholder melakukannya. Potensi besar Sumatera Barat dalam destinasi wisata tanpa dukungan dan kerjasama semua pihak tidak akan berhasil dengan baik. 

"Kita berharap satu saat destinasi wisata halal Sumbar dapat menjadi yang terbaik di Indonesia, karena itu bahagian dari proses kerjabersama untuk kemajuan Sumatera Barat," ujar Nasrul Abit. 

Wagub Nasrul Abit menambahkan, saat ini target kunjungan wisata nusantara itu 9 juta orang, sementara wisata mancanegara 65.000 orang. Banyak orang yang berkeinginan berkunjung ke Sumatera Barat untuk menikmati keindahan alam,  kuliner, budaya serta karakter masyarakatnya yang religi. 

Pengembangan destinasi wisata halal amat cocok dengan potensi dan karakter masyarakat yang ada di Sumatera Barat. Keinginan bagaimana menarik wisatawan muslim di berbagai belahan dunia menjadi tantangan yang mesti kita lakukan bersama-sama. Wisatawan Arab Saudi, Timur Tengah, Malaysia, Brunai, India adalah peluang yang cukup baik, terangnya. 

Menteri Pariwisata, Arief Yahya dalam sambutnya juga menyebutkan Sumatera Barat amat berpeluang besar memperbaiki rangking IMTI tahun 2018. Potensi kuliner, budaya muslim masyarakat, bangunan masjid-masjid memilik khas yang kuat. 

"Diharapkan Sumatera Barat segera melakukan pembenahan yang lebih baik lagi, karena Kementerian Pariwisata berharap Indonesia menjadi rangking 1 pada tahun 2019 dalam Global Muslim Travel Index, mengeser Malaysia," tegasnya. 

Ketua Tim Percepatan dan Pengembangan Pariwisata Halal, Rianto Sofyan menyampaikan, pemberian penghargaan Destinasi Wisata Halal Indonesia ini dalam rangka mendorong menjadikan Indonesia sebagai Destinasi Wisata Halal terbaik di dunia dan sebagai bentuk tindaklanjut dukungan dalam keikutsertaan peningkatan Indonesia menjadi rangking pertama pada Global Muslim Travel Index (GMTI) di tahun 2019.

(Rel)


Tag :#IndeksWisataHalal#SumbarRangking4#  


Nama
Email
Komentar