HOME OLAHRAGA RANTAU

  • 07-February-2019
  •  
  • 17:36:22
  •  

Syaiful, Ketua KONI Sumbar Tampil Sebagai Pembicara dalam Diskusi Interaktif yang digelar SIWO PWI Pusat

Ketua KONI Sumbar Syaiful jadi pembicara pada Rakernas SIWO PWI di Surabaya

Surabaya (Minangsatu) - Mengawali kegiatan Rakernas SIWO PWI, tahun, 2019, di Hotel Kampi, Surabaya, usai pembukaan, Kamis (7/2), Ketua KONI Sumbar, Syaiful, SH.M.Hum, langsung sebagai pembicara dalam diskusi interaktif berkenaan dengan persiapan PON tahun 2020, bersama pakar olahraga, Dr Imantara Sudibyo. Diskusi dimoderatori Sekretaris SIWO PWI pusat, Suryansyah.

Secara detail Syaiful memaparkan bahwa pelaksanaan PON 2020 di Papua adalah suatu hal yang menakutkan. Menakutkan disini, menurut sosok yang cukup energik ini, dilatarbelakangi oleh banyak faktor. Dicontohkan mulai dari masalah dana, kenyamanan, keamanan sampai kepada faktor kosumsi dan akomodasi.

"Ajang PON adalah ajang yang menyenangkan, tentunya banyak hal yang harus dipersiapkan, apalagi untuk daerah Papua," sebut Syaiful.

Bila dikaitkan dengan apa yang sedang berkembang saat ini, kenyamanan dan keamanan, termasuk soal jarak tempuh antara satu venue dengan venue yang lain, akan menjadi problema bagi kontingen. Melihat fenomena itu, ada kemungkinan daerah hanya mengirim peserta pada nomor-nomor tertentu yang merupakan prioritas. Kemungkinan itu dilakukan mengingat besarnya biaya untuk menghadirkan kontingen ke Papua, sementara anggaran sangat terbatas.

Berbeda dengan Syaiful, akademisi Imantara Sudibyo, malah berprinsip lain. Dia kurang sependapat jika ajang PON 2020, di Papua, hanya menghadirkan atlet-atlet prioritas untuk peluang medali emas saja. Hal itu akan membuat ajang tidak lagi akan mendatangkan suasana yang gebyarnya membuat suasana arena membahana.

"Alangkah baiknya dihadirkan pemegang medali emas, perak dan perunggu dan setiap medali diberi poin," ujar Imantara.

Dari dua pembicara pada diskusi tersebut, Sekretaris SIWO PWI Papua, Taufan, menyatakan bahwa apa yang menjadi ketakutan untuk datang ke Papua adalah hal yang berlebihan. Saat ini semua fasilitas sudah hampir rampung 100 persen. Mulai dari sarana transportasi, akomodasi, penginapan sampai kepada venue lomba semuanya tidak ada lagi persoalan.

Ketakutan atau kegamangan ke Papua itu barangkali karena biayanya yang sangat tinggi. "Kalau masalah cost yang dikemukakan, selama ini bagi kontingen Papua untuk hadir di ajang yang diselenggarakan baik tingkat nasional, dimana saja selalu tampil. Sekali lagi kami nyatakan bahwa Papua siap dan semua kontingen dijamin aman sampai di Papua," ujar Taufan menggaransi.

Mengakhiri diskusi interaktif itu, Ketua KONI Sumbar sangat mengapresiasi tentang persiapan tuan rumah. Dalam hal ini keberadaan SIWO sangat berperan memotivasi sesuai dengan fungsi dan sebagai mitra bagi KONI sebagai pembina olahraga di daerah. (S.Caniago)


Tag :Koni Sumbar  


Nama
Email
Komentar