HOME EKONOMI KABUPATEN DHARMASRAYA

  • 07-November-2018
  •  
  • 13:19:16
  •  

Sutan Riska; Bahan Pangan Harus Bebas Zat Kimia

Bupati Sutan Riska Tuanku Karajaan mendampingi Wagub Nasrul Abit saat peresmian HPS


Dharmasraya (Minangsatu) - Bahan pangan harus bebas dari zat kimia serta berbagai zat yang tidak bisa dikonsumsu. Hal ini disampaikan Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan, didampingi Wakil Bupati H Amrizal Dt Rajo Medan, dan Kepala Dinas Pangan dan Perikanan Budi Waluyo, saat pelaksanaan hari pangan sedunia (HPS) tingkat provinsi Sumatera Barat, bertempat di lapangan bola kaki Blok B, Nagari Sungai Duo, Kecamatan Sitiung,  Rabu (7/11).
Karena itu, kata Bupati Sutan Riska, perlu upaya bersama untuk memastikan bahan pangan tidak mengandung zat kimia atau zat-zat lain yang tidak bisa dikosumsi. Untuk meningkatkan pangan, perlunya perkuatan diseluruh stakeholder baik dinas terkait, maupun masyarakat. Karena konsumsi pangan merupakan kebutuhan hidup. Maka dari itu, perlu juga pengamanan, dari zat kimia, serta berbagai zat yang tidak bisa dikonsumsi.
HPS tingkat Sumbar yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari ini, mempunyai beragam kegiatan dan lomba. Antara lain lomba masakan beragam bergizi, seimbang, dan aman (B2SA), lomba pangan lokal, pagelaran filtrip (study banding), lomba menggambar tingkat SD & SMP se-Dharmasraya, asah terampil kelompok tani se-Dharmasraya, bazar produk pertanian, dan pameran pembangunan dihadiri oleh 19 kabupaten/kota se-Sumbar. 
Seiring dengan itu, Kadis Pangan dan Perikanan Budi Waluyo mengatakan peringatan HPS juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran  dan tindakan masyarakat terhadap kelaparan dan kekurangan gizi bagi anak dan keluarga. Selain itu juga mendorong terciptanya sistem pangan global yang terjamin keamanan untuk dikonsumsi.
Selain itu, HPS juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran seluruh lapisan terhadap potensi sumber daya alam untuk mewujudkan ketahanan pangan. Melibatkan seluruh pemangku kepentingan untuk berperan aktif. Menggerakkan usaha kecil menengah (UKM). Memperkenalkan berbagai macam keanekaragaman makanan bergizi, dan wahana promosi perdagangan produk teknologi.
"Selanjutnya juga meningkatkan pengetahuan masyarakat terhadap sumber karbohidrat selain dari beras. Mengajak masyarakat memanfaatkan pekarangan untuk ditanami tanaman pertanian, serta meningkatkan pengetahuan masyarakat terhadap bentuk makanan yang akan dikonsumsi," terang Budi Waluyo. 

Reporter: Syaiful Hanif
Editor: Taufik Effendi


Tag :HPS  


Nama
Email
Komentar