HOME SOSIAL BUDAYA KABUPATEN LIMAPULUH KOTA

  • Selasa, 13 April 2021
PEMBANGUNAN MASJID MOH. HATTA BERLANJUT, FERIZAL RIDWAN : MARI KITA BANGUN BERSAMA
Sejumlah warga sholat di Masjid Mohammad Hatta yang terletak di Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota yang akan dilanjutkan pembangunannya.

Limapuluh Kota, (Minangsatu) - Pembangunan masjid Mohammad Hatta yang terletak di Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota yang sempat terhenti beberapa tahun, sudah mulai mulai bisa dipergunakan masyarakat sekitar. 

Senin, (12/4) sudah digelar shalat zuhur berjamaah di masjid tersebut. Tak hanya itu, di masjid yang digagas mantan Bupati Limapuluh Kota (periode 1990-2000) Aziz Haily itu juga digelar makan bersama menyambut bulan suci Ramadhan oleh yayasan Prof. Aziz Haily bersama panitia pembangunan masjid. 

Dalam sambutannya mantan bupati Limapuluh Kota Ferizal Ridwan mengatakan, proses pembangunan Mesjid yang direncanakan dua lantai itu telah dimulai sejak enam tahun lalu, sempat terhenti dan dilanjutkan lagi, namun baru bisa dimanfaatkan saat ini, meski keadanya juga masih belum sempurna. Ferizal Ridwan berharap pembangunan masjid yang berada di depan Mapolres Limapuluh Kota itu bisa cepat selesai. 

"Mewakili keluarga almarhum bapak Aziz Haily, kita semua tentu berharap di bulan Ramadhan ini yang insya Allah datangnya besok, masjid kita ini bisa kita pakai untuk melaksanakan shalat lima waktu dan kegiatan keagamaan lainnya selama bulan Ramadhan" kata Buya Feri. 

Ferizal berharap, kedepannya Pemerintah Daerah ikut memberikan bantuan terhadap pembangunan Masjid ini. 

"Kabupaten/kota di Sumbar ini, kita Limapuluh Kota salahsatu yang tidak memiliki masjid Agung. Oleh karena itu, jika nanti masjid ini siap, bisa dijadikan Masjid Agung oleh Pemerintah Daerah.” Ucap Ferizal. 

"Mudah-mudahan pemerintah daerah saat ini terbuka hatinya menyiapkan anggaran untuk pembangunan masjid ini. Dan mari kedepannya kita jaga masjid ini bersama-sama" tambahnya. 

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kabupaten Limapuluh Kota, Syafrijon menyebutkan bahwa ia bersama sejumlah pihak telah berulang kali berjuang, mendorong serta melakukan pendekatan kepada pemerintah daerah agar Masjid Agung segera terwujud di Limapuluh Kota, namum sayang “Mimpi Besar” tak kunjung terwujud hingga saat ini. 

"Kita telah sering berjuang, mendorong serta melakukan pendekatan kepada kepala daerah untuk mendirikan Mesjid Agung di daerah kita ini, namun setelah beberapa kali ganti kepala daerah hal tersebut tidak juga terwujud,” ucapnya.

Ia juga menambahkan, hanya Kabupaten Limapuluh Kota yang tidak memiliki Mesjid Agung, untuk itu ia mendorong kepala daerah saat ini dengan visi Limapuluh Kota MADANI agar mewujudkan Mesjid Agung.

"Saya sering malu setiap kali ada pertemuan di tingkat Provinsi, sebab hanya daerah kita yang belum memiliki Mesjid Agung.” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, salah seorang warga setempat Hasnah (73) ingin mewakafkan tanahnya untuk pembangunan masjid tersebut. 

"Saya juga ingin mewakafkan tanah untuk pembangunan masjid ini. Saat ini tanah tersebut belum kita ukur berapa panjangnya" sebut Hasna. 

Hadir juga dalam kesempatan itu, Istri Mantan Bupati Kabupaten Limapuluh Kota periode 1990-2000 (Alm. Aziz Haily) Hj. Ernita Aziz Haily, Mantan Kadis PUPR, Davis Ehma dan sejumlah ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota serta tokoh masyarakat setempat.*


Wartawan : Fegi Andriska
Editor : Benk123

Tag :#limapuluhkota