HOME WEBTORIAL KABUPATEN PASAMAN BARAT

  • Minggu, 29 November 2020
Manfaatkan Dana Desa, Sekna: Pak Wali Nagari Mementingkan pemberantasan Stanting dan Pembangunan Fisik untuk Umum
Wali Nagari Sungai Aur Erwin Lubis

SUNGAI AUR (Minangsatu)- Berawal dari Tahun 2015 periode Pemerintahan Nagari Sungai Aur yang di pimpin Erwin Lubis terus menggiatkan pembenahan untuk kemajuan Nagari mulai dari pembangunan Fisik, pemberdayaan ataupun program lainnya.

Dengan memanfaatkan Anggaran yang di peroleh dari Anggaran Dana Desa (ADD) pihaknya tetap komitmen untuk kesejahteraan Masyarakat. Hal itu terlihat dari anggaran Dana Desa yang di realisasikan mulai dari tahun 2015 hingga 2019 terus meningkat.

Pada tahun 2015 pemerintah Nagari Sungai Aur merealisasikan Anggaran Sebesar Rp 496.714.043 dengan berbagai macam kegiatan seperti pembangunan Fisik untuk kepentingan Masyarakat berdasarkan usulan yang telah di terima Nagari melalui Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang Nagari).

Sekretaris Nagari Sungai Aur Yulhandri, S.Pd, mengatakan, pada tahun Berikutnya di 2016 Nagari Sungai Aur memperoleh anggaran lebih besar sebanyak Rp 1.411.483.240 dengan jumlah realisasi Rp 1.241.683.240 hal itu di gunakan berdasarkan permintaan masyarakat untuk pembangunan yang telah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Nagari.

"Di tahun itu silpa kita hanya sebesar Rp 169.800.000, namun di tahun 2017 pagu anggaran untuk Nagari kita terus naik dan total pagu dananya yang di peroleh sebesar Rp. 1.8 Miliyar lebih jika di jumlahkan dengan silpa maka pendapatan Nagari sebesar Rp 1.993.085.238 dan Alhmdllah jika di persentasikan jumlah Realisasi Nagari lebih 95 persen karena jumlah silpa tidak mencapai 100 juta," katanya.

Ia menyebut, semua anggaran itu di gunakan untuk pembangunan Nagari Sungai Aur yang begitu luas dengan jumlah kejorongan sebanyak 22 jorong dan ada yang berada di wilayah pesisir pantai.

Menurutnya, Pemerintahan Nagari Sungai Aur yang di Pimpin Wali Nagari Erwin Lubis tetap berkomitmen untuk mensejahterakan Masyarakat Sungai Aur dengan peta wilayah yang sangat luas jika di bandingkan dengan Nagari yang ada di utara Pasaman Barat.

"Pak Wali Nagari sangat menekan untuk memerangi Stunting yang ada, Ia tidak menginginkan adanya masyarakat yang menderita stunting, jika ada Ia akan memberi perintah segera mungkin untuk memberantasnya. Penekanan angka Stunting merupakan Program Prioritas Nagari Sungai Aur," sebut sekna.

Kemudian, Katanya, Penerimaan Nagari pada tahun 2018 dari pemerintah baik pusat maupun Daerah telah mencapai 2, 8 Miliyar lebih, hal itu menurutnya ada peningkatan pendapatan Nagari mencapai 1 Miliyar jika di banding dengan Tahun sebelumnya.

"Ditahun itu Pemerintah Nagari merealisasikan sebanyak 12 titik pembangunan fisik yang tersebar di sejumlah kejorongan di Nagari Sungai Aur, Kecamatan Sungai Aur dan juga termasuk pembangunan pasar bertingkat di kejorongan Sungai Aur," katanya.

Kegiatan itu, sambung Yulhandri, seperti pengerasan jalan di Jorong Tanjung Babolik, pembangunan jalan Rimbo Galanggang, pembangunan jalan rabat beton Situmang, pengerasan jalan serta rabat beton jalan di Simpang Gadang dan pembangunan Rabat Beton Bukit Harapan.

"Ditahun itu juga ada pelatihan menjahit bagi generasi pemudi untuk melatih kemandirian kaum ibu ibu dalam mendukung perkembangan ekonomi keluarganya," sebut sekna.

Sedangkan di tahun 2019, pemerintahan Nagari Sungai Aur merealisasikan segala bentuk pekerjaan untuk pembangunan Nagari sebanyak Rp 4.047.399.000, dan tahun 2019 Nagari Sungai Aur mendapat peringkat satu konvergensi penanganan stunting tingkat Pasaman Barat.

Sementara, Wali Nagari Sungai Aur Erwin Lubis terus berkomitmen dan terus berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui anggaran yang telah di kucurkan pemerintah baik pusat maupun Daerah berdasarkan Aspirasi masyarakat yang telah di tampung.

Meski diujung Jabatannya, Erwin Lubis tetap optimis Nagari Sungai Aur bisa lebih maju di antara 19 Nagari yang ada di Pasaman Barat.

Salah petani di Sungai Aur, Agus Batubara mengatakan, pihaknya sangat terbantu dengan adanya Anggaran Dana Desa yang di gucurkan pemerintah melalui Nagari. Hal itu Ia rasakan pada akses jalan tani yang sangat mudah di laluinya.

"Sebelumnya kami mengeluarkan hasil Tani begitu sulit dan jauh belum lagi musim penghujan dengan kondisi jalan yang berlumpur. Namun sekarang jalan kami lalui sudah besar dan keras setelah dibuka pemerintah Nagari," Katanya.

Ia berharap pemerintah baik pusat maupun daerah terus memperhatikan Masyarakat Nagari yang pada umumnya petani. Agus juga mengatakan, kepemimpinan Erwin lubis begitu transparan dan terbuka.

"Wali Nagari Sekarang apapun aspirasi kita terlihat nyata di laksanakan, jika tidak terlaksana tahun sekarang pada tahun berikutnya akan terealisasi kepentingan umum yang telah di sampaikan kepadanya, baik kepada perangkatnya," Ucapnya.


Wartawan : Afratama
Editor : boing

Tag :#PasamanBarat#SungaiAur