HOME EKONOMI KOTA PAYAKUMBUH

  • 10-January-2019
  •  
  • 15:31:06
  •  

Luhur Yonesril Pemuda Peternak Sapi, Pernah Belajar Beternak ke Spanyol

Kandang Sapi Luhur Yonesril

Payakumbuh (Minangsatu) - Usianya masih tergolong muda, tapi jangan tanya soal visi bisnisnya. Buktinya, sejak masih muda, mahasiswa Universitas Andalas (Unand) Padang, jurusan managemen ini, sudah memulai mengembangkan bisnisnya di bidang peternakan sapi.

Luhur Yonesril Anak muda kelahiran Payakumbuh, 1 Oktober 1994, dari ibu Ruslayeti (Kepala Dinas Kominfo Payakumbuh saat ini) dan ayah Asril Novizal (pensiunan Dinas Sosial Payakumbuh), memilih beternak sapi, bukan tanpa alasan. 

“Saya termotivasi untuk berbisnis peternakan sapi ini karena pencanangan program 100 ribu sapi yang di buat oleh Walikota Payakumbuh Riza Falepi,” kata Luhur Yonesril di tempat peternakan sapinya, Padang Sikabu Nagari Parambahan, Kecamatan Lamposi Tigo Nagori (Latina) Kota Payakumbuh.

Apalagi, katanya, kebutuhan masyarakat terhadap daging sapi cukup tinggi. Tentu ini adalah bisnis yang menguntungkan. Terlebih lagi, menjelang Hari Raya Qurban, permintaan sapi cukup melonjak, baik oleh pembeli perorangan maupun pembeli dalam jumlah banyak untuk qurban di masjid atau mushola.

Langkahnya beternak sapi dimulai pada 2015 lalu. Saat itu, ia hanya memiliki  5 ekor sapi. Seiring berjalannya waktu jumlahnya terus bertambah dan kini sudah menjadi 15 ekor.  Selain sapi pedaging di peternakannya, Luhur juga ada sapi untuk dikembangbiakan.

Lokasi peternakan sapi milik Luhur cukup strategis. Areal peternakan seluas 1.400 m ini berada di Padang Sikabu, Nagari Parambahan, Kecamatan Latina. Lokasinya tak jauh dari SMA Negeri 4 Payakumbuh dan berjarak 75 meter dari jalan aspal beton.

Luhur semakin bersemangat beternak dan mengembangkan sapi tatkala ia bersama enam orang lainnya ikut dalam studi banding ke peternakan sapi di Spanyol pada September 2017 lalu. 

Studi banding tersebut terlaksana atas kerja sama Dinas Peternakan Provinsi Sumatera Barat dengan PT Indo Gol. Di negeri Matador tersebut, Luhur dan kawan-kawan diterima Asosiasi Peternak Sapi Spanyol, yang pulang tentu  membawa ilmu peternakan  pengelolaan sapi untuk diterapkan dikanadangnya Kota Payakumbuh. (Fegi AP)


Tag :Ternak Sapi   


Nama
Email
Komentar