HOME PARIWISATA KOTA BUKITINGGI

  • Rabu, 13 Januari 2021
Keberadaan TMSBK tidak saja sebagai objek wisata tapi juga tempat edukasi bagi pengunjung
Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias saat meresmikan reptil zone dan kandang harimau di TMSBK.

Bukittinggi (Minangsatu) - Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias mengatakan Taman Marga Satwa Bukit Kinantan (TMSBK) Bukittinggi merupakan Kebun Binatang tertua di Indonesia, untuk itu perlu inovasi baru termasuk membangun sarana dan prasaran.

Karena kehadiran TMSBK ini bukan tempat berwisata saja akan tetapi tempat edukasi memberikan pendidikan terhadap pengunjung untuk lebih mengetahui satwa dan reptil yang ada di dalam kebun binatang tersebut.

Hal itu dikatakan Ramlan Nurmatias kepada wartawan usai Peresmian Reptil Zone dan Kandang Harimau di TMSBK, Rabu sore (13/01).

Menurut Ramlan dengan diresmikan Reptil zone dan kandang harimau yang menyatu dengan benteng ford de kok merupakan pemasukan PAD Bukittinggi t.erbesar di sektor Pariwisata.

"Tentu kedepan yang perlu diperhatikan oleh pengelola kesejahteraan binatang yang ada, jika binatang tidak sejahtera tentu tidak baik karena karcis yang kita jual akhirnya akan kembali kepada masyarakat," ujar Wako .

Langkah Pemda untuk mensejahterakan binatang tersebut, di TMSBK sudah ada dokter hewan, labor dan ada tempat karantina hewan yang sakit.

Lebih lanjut kata Ramlan, dengan diresmikannyan reptil zone dan kandang harimau satwa yang ada didalamnya sama dengan aslinya sehingga pengunjung akan lebih puas menikmati TMSBK.

Wako Bukittinggi Ramlan Nurmatias menghimbau kepada para pengunjung tetap mematuhi protokol kesehatan, setiap pengunjung harus memakai masker dan mencuci tangan ditempat yang telah disediakan serta menjaga jarak.*


Wartawan : Anasrul
Editor : Benk123

Tag :#bukittinggi, #tmsbk