HOME WEBTORIAL KABUPATEN PASAMAN BARAT


  • Selasa, 11 Desember 2018
Junaidin, Pembangunan Fisik Sesuai Kebutuhan Masyarakat, Mari Jaga Aset Nagari
Wali nagari Junaidin bersama unsur kecamatan dan Bhabinsa mengawasi pembangunan

Pasaman Barat (Minangsatu) - Peran seorang walinagari dalam menentukan arah dan prioritas pembangunan amatlah menentukan. Seorang walinagari bisa menggiring ke mana fokus dan prioritas pembangunan harus diarahkan.

Itulah yang dilakukan Junaidin, Walinagari Aia Gadang, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar). Meskipun dengan keterbatasan alokasi anggaran, Junaidin dan jajarannya dengan gigih berupaya membenahi sejumlah infrastruktur di Nagari Aia Gadang. Hebatnya lagi, Junaidin pun berupaya mewujudkan pemerataan pembangunan di seantero kejorongan yang ada di nagari itu. 

Perkara prioritas dan kemerataan pembangunan itu, dikuatkan oleh Kepala Urusan Ekonomi Pembangunan Pemerintahan Nagari Aia Gadang, Kasman. Katanya, terdapat sebelas titik lokasi pembangunan fisik yang bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD) dan Alokasi Dana Nagari (ADN) Tahun Anggaran 2018.

"Benar, 11 titik itu tersebar di seluruh kejorongan yang ada di Nagari Aia Gadang dan sudah berjalan sesuai kontrak kerja dengan Tim Pengelola Kegiatan serta tahap tiga pun sudah hampir rampung, hanya tinggal pemasangan Prasasti," sebut Kasman Kepada Minangsatu, Selasa (11/12).

Ia mengatakan, di kejorongan Batang Lingkin terdapat pembangunan MCK dengan Volume 36 Meter persegi pagu dana Rp. 92 juta dan di Jorong Batang Umpai  pembangunan MCK volume 36 Meter Persegi dengan pagu dana Rp. 92 Juta yang bersumber dari Dana Desa, serta di kejorongan Tongar yakni pembangunan Jalan usaha tani juga juga bersumber dari Alokasi Dana Desa sebesar Rp. 108 Juta dengan volume pekerjaan 600 Meter.

"Selain itu, untuk tahun anggaran 2018 juga di realisasikan pembangunan Paving Block Halaman Kantor Wali Nagari Rp. 113.972.400 dengan Volume 373,51 Meter Persegi serta pembangunan Batas Ruang kantor Wali Rp. 11 Juta berasal dari ADN," ucap Kasman.

Sementara, di kejorongan Durian Hutan dibangun Jalan Kampung Gunjo dengan panjang 165 Meter dan pembangunan jalan Rabat Beton sepanjang 320 Meter dengan Pagu dana masing- masing Rp. 114.818.700 dan 158.255.300 dari Dana Desa.

"Kemudian, Dua titik di kejorongan Labuah Luruih ada Perkerasan Jalan Usaha Tani sepanjang 550 Meter dan 500 Meter dengan masing- masing Pagu dana Rp. 111.103.600 dan Rp. 103.867.100," tuturnya.

Lebih lanjut di katakan, untuk kejorongan Pasia Bintungan permintaan masyarakat di bangun dua titik jalan Rabat Beton dengan Panjang 60 meter dan 120 meter dari Dana Desa Rp. 24.087.600 dan Rp. 49.060.000.

"Untuk pembangunan fisik memang di dominasi oleh Dana Desa, hanya beberapa Item pekerjaan saja yang menggunakan Alokasi Dana Nagari," tukasnya.

Wali Nagari Aia Gadang, Junaidin mengatakan, setiap pelaksanaan kegiatan diawasi oleh tim teknis yang terdiri dari unsur masyarakat, Bamus, babinkabtibmas, TNI, LPMN, kecamatan dan unsur terkait lainnya.

Ia berharap agar kegiatan yang dilaksanakan dapat berjalan dengan baik dan bermanfaat bagi masyarakat.

Pihaknya menekankan kepada masyarakat agar bisa memanfaatkan dan merawat hasil pembangunan yang ada nantinya.

"Jagalah aset nagari yang ada untuk kepentingan bersama, semua kegiatan atas dasar kebutuhan masyarakat. Jadi harus kita rawat dan di manfaatkan," ujarnya.

Ke depan, pihaknya berharap pembangunan yang ada di nagari dapat meningkat sesuai kebutuhan masyarakat. Pembangunan yang dilaksanakan tentu dapat berjalan dengan baik jika semua elemen bisa bekerjasama dan kompak.

"Mari tingkatkan kekompakan. Jika kita kompak maka apapun yang akan direncanakan bisa dilakukan," sebutnya.

Dikatakan, setiap pembangunan fisik yang telah terealisasi itu atas permintaan dari masyarakat Nagari Aia Gadang yang di sampaikan pada saat Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Nagari. (Afratama)


Wartawan : Afratama
Editor :

Tag :#pasaman barat#aia gadang#pembangunan