HOME PARIWISATA KABUPATEN LIMAPULUH KOTA

  • 01-January-2019
  •  
  • 16:58:35
  •  

Harau Rasa Eropa, Datanglah

Ada Menara Eifel di Harau

Harau (Minangsatu) - Suasana Eropa sekarang ada Lembah Harau. Ada Menara Eifel juga di situ.

Maka obyek wisata  andalan Sumatera Barat (Sumbar) yang terletak di Kabupaten Limapuluh Kota ini dipadati wisatawan dari berbagai wilayah di Sumbar selama liburan tahun baru. 

Selain wisatawan dari Sumbar, juga terlihat wisatawan dari daerah-daerah lain (wisatawan nusantara) serta wisatawan mancanegara. 

Setelah sebelumnya pengelola Harau menghadirkan rasa Korea, dan sempat viral di media sosial, sekarang heboh lagi dengan spot foto ala eropa yang dinamai “Kampung Eropa”.

Nama Kampung Eropa sendiri dikarenakan tempat-tempat foto di areal tersebut memang mengambil latar seperti di Eropa, seperti Menara Eifel, Kincir Angin, dan balon udara, rumah segi tiga warna-warna dan lain sebagainya. Hingga para pengunjung yang datang benar-benar merasa berada di Eropa, padahal ini Harau.

Suasana keramaian di Lembah Harau sudah tampak  sejak pagi hari dan mencapai puncaknya pada sore hari. Kondisi lebih padat pengunjung tampak di Kampung Eropa dan Sarasah Bunta, yang berdampingan dengan sekolah Insan Cendikia Boerding School (ICBS).

Arena bermain sampan dan berkuda, juga tak luput dari kepadatan pengunjung.

Padatnya jumlah wisatawan di Lembah Harau disebabkan hari libur nasional pada 1 Januari 2019. Ditambah lagi masih dalam suasana libur sekolah.

Berbeda dengan di Sarasah Bunta dan Kampung Eropa yang ramai pengunjung karena banyaknya fasilitas bermain untuk anak-anak, di Sarasah Akabarayun kondisinya justru sebaliknya.  Sepi dari pengunjung.  Selain tidak banyaknya fasilitas bermain untuk anak-anak, juga  karena air terjun di lokasi tersebut tidak mengalir lancar.

Sementara itu, Azizah, pedagang di Sarasah Akabarayun, mengatakan, hingga saat ini di Harau belum ada rumah makan dan restoran yang  memadai.  Yang baru ada, makanan-makanan instan seperti kerupuk ubi, gelamai, mie instan. Sedangkan, minumannya  terdiri dari air kelapa dan minuman dalam kemasan.

“Kami penghuni Sarasah Akabarayun sampai kini masih menggunakan bangunan kedai yang masih tradisional dan kurang layak,” ujarnya.

Ia berharap kepada Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi, Wabup Ferizal Ridwan, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Nengsih, M.Pd, untuk bisa menambah fasilitas bermain dan fasilitas kopel-kopel, kios dagang ditingkatkan lagi, sehingga pengunjung lebih ramai menandingi Kampung  Eropa, dan Sarasah Bunta. 

Sementara itu, kondisi jalan dari gerbang utama menuju Harau sudah diperlebar. Sehingga, kondisi jalan tidak lagi terjadi kemacetan dan antrian panjang. 

Selain objek wisata Harau juga ramai dikungjungi wisatawan yakni Kelok Sembilan, seperti pada tahun-tahun sebelumnya. (Fegi AP)


Tag :Lembah Harau  


Nama
Email
Komentar