HOME BIROKRASI KABUPATEN PASAMAN

  • Jumat, 20 November 2020
Bawaslu Pasaman Ikuti ToT di Bukittinggi
Bawaslu Pasaman saat ikuti Bimtek ToT di Bukittinggi

Bukittinggi (Minangsatu) - Bawaslu Kabupaten Pasaman Mengikuti Kegiatan Training Of Trainer (ToT) Modul Bimtek Bagi Bawaslu Kabupaten/Kota dalam rangka Bimbingan Teknis bagi Panwaslu Kecamatan dan Pengawas Kelurahan/Desa, pada hari Selasa dan Rabu, (17 hingga 18 November 2020) untuk gelombang satu, Kamis, Jumat (19, 20 November 2020) untuk gelombang dua yang bertempat di Hotel Grand Royal Denai Bukittinggi.

Pada kegitan gelombang satu dibuka secara langsung oleh Ketua Bawaslu Provinsi Sumatera Barat Surya Efitrimen dan Komisioner serta didampingi oleh segenap unsur Pimpinan Bawaslu Provinsi Sumatera Barat. Dan pada kegitan gelombang dua dibuka oleh Alin SH.MKN Kordinator Divisi Penyelesaian Sengketa Bawaslu Sumatera Barat.

Dalam sambutannya, Surya Efitrimen menyampaikan, agar setiap pengawas harus memiliki integritas serta jati diri sehingga dikenal oleh setiap elemen masyarakat. 

Lebih lanjut, Efitrimen mengatakan, bahwa Pilkada serentak tahun 2020 tidak akan bisa berlangsung tanpa adanya pengawasan melekat dari Bawaslu, sehingga tidak perlu merasa malu atau takut untuk terus bersosialisasi kepada masyarakat.

“Kegiatan ToT ini, salah satunya bertujuan untuk menyegarkan kembali Bawaslu Kabupaten/Kota dalam menyampaikan kepada Panwaslu Kecamatan adhoc dan Pengawas Kelurahan/Desa tentang tugas dan wewenangnya sesuai dengan regulasi dan Peraturan Perundang-Undangan yang berlaku. Sehingga tidak ada perbedaan penafsiran baik dalam penyebutan nama “Panwas ad-hoc” ataupun ketika memahami tugas dan wewenangnya," ujar Surya Efitrimen.

Masing-masing Kordinator Divisi Bawaslu Provinsi Sumbar memberikan arahan dan menyampaikan materi kepada peserta kegiatan bimtek untuk dipahami.

Mesrawati selaku Kordinator Divisi Pengawasan, dan Humasy dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Pasaman menyampaikan, bahwa sangat penting sekali bagi Bawaslu Kabupaten/Kota untuk mengikuti kegiatan ToT ini nantinya setelah kegiatan ini berakhir, yang ditujukan Kepada Panwaslu Kecamatan dan Pengawas Kelurahan/Desa tentang bagaimana memahami teknis pengawasan, memetakan potensi pelanggaran serta melaporkan hasil pengawasan dengan baik. Besar harapan kepada Panwaslu Kecamatan dan Pengawas Kelurahan/Desa agar memahami tugas dan wewenang sebagai pengawas tingkat bawah, apalagi dalam waktu dekat Panwaslu Kecamatan akan membintek PTPS. 

“Panwaslu Kecamatan harus mempersiapkan dan menempatkan SDM yang memiliki kapasitas dan integritas yang baik dan memenuhi syarat, sebab PTPS merupakan personel yang bersentuhan langsung dilapangan dan mengawasi semua proses pergerakan dan pemungutan suara yang ada disetiap TPS nya masing masing” ungkap Mesrawati kepada Minangsatu, (20/11/2020).

Disamping itu, kata Imes, kegiatan TOT ini untuk meningkatkan kapabilitas dan kapasitas organisasi dalam menghadapi pemilihan Kepala Daerah Tahun 2020 ini, kemudian adanya kesepahaman dalam menjalankan regulasi yang ada.
 
"Agenda ini dilakukan dalam rangka persiapan bawaslu kabupaten/kota melakukan TOT kepada panwascam dan PKD untuk persiapan Panwascam membintek 707 PTPS se-Pasaman yang sudah dilantik pada tanggal 16 November 2020 yang lalu," terang Mesrawati.

Adapun materi yang dibahas dalam bimtek ini, jelas Mesrawati, adalah;
1.Etika penyelenggara dan kode etik.
Bagaimana nanti panwascam, PKD dan PTPS paham dan bisa menjaga etika sebagai seorang penyelenggara.
2.Tugas dan wewenang serta kewajiban PTPS
Bagaimana nanti PTPS paham dan mengerti dengan tugas wewenang dan kewajibannya dalam menjalankan tugas sebagai PTPS.
4. Persiapan pemungutan suara.
Bagaimana PTPS melakukan pengawasan pada masa persiapan pemungutan suara.
5. Bimbingan teknis pengawas TPS
6. pengawasan penghitungan suara.
Bagaiman PTPS paham dengan teknis pengawasan serta mampu memetakan dimana saja potensi pelanggaran pada gahapan tersebut.
7. Pengawasan setelah pemungutan suara
8. Pengawasan protokol kesehatan
Bagaimana dalam melakukan pengawasan tetap menerapkan protokol kesehatan serta memastikan seluruh proses tersebut dilaksanakan tetap menerapkan protokol kesehatan. 

"Harapannya setelah kegitan ini. Kita bisa melakukan TOT untuk panwascam dengan maksimal, dan panwascam mampu menyampaikan kepada PKD, serta PKD mampu menjalankan tugasnya secara maksimal," ujar Mesrawati.

Serta bagimana PTPS nantinya, tegas Mesrawati, mampu melaporkan seluruh hasil pengawasan yang telah dilakukan dengan baik.

Bimtek TOT ini dibagi kedalam dua gelombang, yang dihadiri oleh komisioner dan staf bawaslu kabupaten kota.


Wartawan : M Afrizal
Editor : sc.astra

Tag :#BawasluPasaman #BimtekToT