HOME HUKRIM KABUPATEN AGAM

  • Jumat, 8 Mei 2020
Bandel di Masa PSBB, Ratusan Warga Digelandang ke Mapolres Agam
Ratusan warga digelandang ke Makopolres Agam

Agam (Minangsatu) - Tim gugus tugas percepatan penangan (GT2P) Covid-19 Agam menggelandang sebanyak 150 warga yang tengah berkumpul di sejumlah warung dan tempat futsal ke Makopolres setempat, Kamis (7/5) malam. Hal itu dilakukan seiring diberlakukannya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tahap II di Sumatera Barat.

Kapolres Agam, AKBP Dwi Nur Setiawan mengatakan, hal tersebut merupakan tindak tegas pihaknya terhadap warga yang membandel dan tidak mengindahkan anjuran pemerintah. Ia berharap, hal itu menjadi efek jera bagi warga yang melakukan aktifitas dengan berkumpul. 

"Operasi penertiban itu dilakukan dibeberapa titik diantaranya, Manggopoh, Kampuang Tangah, Garagahan, Balai Salasa, Ampu dan Balai Ahad," ujarnya. 

Dikatakan, seluruh warga yang dibawa ke Makopolres Agam dilakukan penghimpunan data dan diberi edukasi terkait diberlakukannya PSBB serta bahaya pandemi Covid-19. "Sebalum dibawa ke tempatnya masing-masing, warga tersebut di cek suhu tubuhnya," ujarnya lagi. 

Ditegaskan, jika masih kedapatan warga yang sama saat operasi selanjutnya, pihaknya tidak akan mentolelir dan akan menjatuhkan sanksi pidana sesuai aturan hukum yang berlaku, termasuk pemberlakuan UU darurat kesehatan.

"Operasi akan dilakukan setiap hari pada masa diberlakukannya PSBB tahap II. Kami berharap, tidak ada lagi warga yang berkumpul, jika masih kedapatan warga yang sama pada operasi selanjutnya, kami tidak akan segan-segan memberikan sanksi pidana," katanya menegaskan. 

Inspeksi mendadak (Sidak) tersebut dipimpin oleh Kapolres Agam, AKBP Dwi Nur Setiawan, didampingi Asisten II, Yosefriawan, Camat Lubuk Basung, Harmezi, Walinagari Manggopoh, Ridwan dan sejumlah unsur terkait lainnya.


Wartawan : Muhammad Fadhillah
Editor : sc.astra

Tag :#warga #mapolresagam #psbb