HOME WEBTORIAL KABUPATEN PASAMAN BARAT


  • Sabtu, 1 Desember 2018
Anak Nagari Aia Gadang Olah Jeruk Manis, Ini lah hasilnya

Pasaman Barat (Minangsatu) - Pemerintah Nagari Aia Gadang berdayakan anak nagari untuk mengolah potensi Sumber Daya Alam (SDA) setempat. Mayoritas masyarakat Nagari Aia Gadang yang bekerja di bidang pertanian dan perkebunan, seperti jeruk manis mendatangkan Ide baru bagi wali nagari untuk mengadakan pelatihan mengolah jeruk manis hingga mempunyai nilai jual yang tinggi.

Wali Nagari Aia Gadang, Junaidin menyampaikan, pihaknya sedang berupaya membangun dan mengembangkan potensi yang ada di nagari dengan melibatkan warga, yaitu dengan cara pemberdayaan masyarakat, salah satunya pelatihan olahan jeruk manis yang nantinya dapat di kembangkan oleh masyarakat nagari.

“Kami sedang berupaya membangun dan mengembangkan potensi yang ada nagari ini. Tujuannya agar nagari ini lebih dikenal masyarakat luas dengan potensi SDA maupun Sumber Daya Manusia (SDM) dan karya anak nagari dapat meningkatkan taraf ekonomi yang lebih baik serta dapat membuka lapangan kerja bagi masyarakat," ucap Junaidin.

Dikatakan, Cukup banyak produk yang dapat dihasilkan dari jeruk manis, seperti sirup, permen jelly dan selai terbuat dari sari buah jeruk yang kaya dengan kandungan vitamin C. Tak hanya itu, kulitnya pun juga dapat diolah menjadi manisan.

Saat ini semua produk yang terbuat dari jeruk manis itu dalam proses izin Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Dinas Kesehatan untuk mendapatkan izin layak dipasarkan.

Pemerintah Nagari Aia Gadang sangat bersemangat mengembangkan kreativitas warga guna mengangkat dan mempromosikan potensi yang ada serta dapat menjadi nilai ekonomis bagi warga nagari.

"Mudah- mudahan dengan pelatihan ini diharapkan dapat membangkitkan potensi nagari baik itu Sumber Daya Manusia dan juga Sumber Daya Alam Nagari Aia Gadang, tentunya nanti produk olahan dari jeruk manis dapat dikembangkan dan dapat bersaing di dunia pasar," ucap Wali Nagari.

Ia berharap kepada peserta pelatihan agar dapat mengikuti dan mempelajari dengan sungguh- sungguh karena setiap ilmu dan pengetahuan yang di dapat pasti berguna.

"Untuk peserta pelajari dan ikuti lah pelatihan ini dengan sungguh-sungguh, jangan hanya mengisi acara seremonial saja karena masih banyak warga lain yang ingin mengikuti, jadi jangan sia- siakan kesempatan untuk belajar," sebutnya.

Pelatihan selama tujuh hari mulai dari tanggal 25 November hingga 1 Desember 2018, di Aula Kantor Wali Nagari itu merupakan modal dasar untuk mengembangkan potensi jeruk manis yang ada di Nagari Aia Gadang.

Untuk pelatih didatangkan dari kabupaten dan dari Universitas Andalas Padang, serta dosen Fakultas Pertanian Universitas Indragiri Provinsi Riau.

Sementara, salah seorang peserta pelatihan Bustami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah nagari yang telah melaksanakan program pemberdayaan masyarakat. Ia menyebutkan dengan pelatihan- pelatihan seperti ini dapat menambah pengetahuan dan Ilmu untuk mengolah Potensi Alam di Nagari Aia Gadang.

"Dengan pelatihan seperti ini tentunya kami jadi tahu dan mengerti bagai mana cara mengolah jeruk-jeruk jadi makanan yang mempunyai nilai jual tinggi," cetus Bustami.

Hal itu juga mendapat tanggapan positif dari salah seorang tokoh masyarakat Nagari Aia Gadang, Suhaidi,SH yang juga mengapresiasi pemerintah nagari telah melaksanakan program program untuk meningkatkan wawasan dan  pengetahuan masyarakat.

"Dengan pelatihan seperti ini, menjadi paham bagaimana cara pengolahan bahan mentah dengan berbagai inovasi dari jeruk manis yang bisa mempunyai daya jual tinggi. Sehingga nantinya ilmu yang di dapat masyarakat ini bisa berkembang," sebut mantan Wakil Rakyat itu.

Menurutnya, dengan pelatihan dasar seperti ini tidak tertutup kemungkinan terciptanya pabrik mini pengolahan jeruk manis jika kemampuan masyarakat sudah memadai.

"Jika ini tercipta, toh hasilnya juga sangat menguntungkan masyarakat karena petani tidak lagi menjual kepada pedagang jeruk dengan harga rendah tetapi bisa langsung menjual ke pabrik pengolahan," ujarnya. (Af)


Wartawan : Afratama
Editor :

Tag :#pasaman barat#olahan jeruk#nagari aia gadang