HOME SOSIAL BUDAYA KABUPATEN AGAM

  • Kamis, 13 Juli 2023

32 Nagari Di Agam Terima Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Dari BPJS Kesehatan Pusat

Bupati Agam, Andri Warman saat menyerahkan penghargaan UHC BPJS pusat pada nagari setempat secara simbolis
Bupati Agam, Andri Warman saat menyerahkan penghargaan UHC BPJS pusat pada nagari setempat secara simbolis

Agam (Minangsatu) - Sebanyak 32 nagari di Kabupaten Agam, menerima penghargaan Universal Health Coverage (UHC) dari BPJS Kesehatan pusat. Pengahargaan diterima, mengingat tingginya antusias warga di nagari itu mengikuti program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Penghargaan diserahkan Bupati Agam, Dr H Andri Warman kepada nagari penerima, di aula Kantor Bupati Agam, Kamis (13/7/23). Andri Warman mengatakan, cakupan kepesertaan JKN di Kabupaten Agam saat ini mencapai 91,14 persen dari jumlah penduduk yang ada.

“Alhamdulillah, 32 nagari yang berasal dari 9 kecamatan berhasil mencapai predikat desa UHC,” ujarnya.

Dikatakan, UHC wujud komitmen Pemkab. Agam dalam meningkatkan derajat kesehatan penduduk, serta meningkatkan aksebilitas pelayanan kesehatan.

“Kita mengapresiasi dan mendukung UHC, mengingat program ini adalah sistem penjaminan kesehatan setiap masyarakat,” ujarnya.

Diharapkannya Puskesmas dan RSUD tetap semangat memberikan pelayanan kesehatan, tanpa adanya diskriminasi kepada peserta JKN.

“Kita minta camat dan wali nagari terus mendorong warganya, untuk menjadi peserta JKN sebagai jaminan kesehatan berbiaya terjangkau,” pintanya.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bukittinggi, Henny Nursanti menyebutkan, penerima UHC ini adalah nagari yang warganya sudah 95 persen dari jumlah penduduk di nagari mengikuti program JKN.

Awal tahun kemarin katanya, sudah dideklarasikan 7 nagari, kini sebanyak 32 nagari. Hingga kini sudah 39 nagari menerima UHC ini.

Hal ini katanya lagi, tidak lepas dari dukungan Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Disdukcapil dan nagari yang telah mensupport masyarakat untuk mendapatkan jaminan kesehatan.

“Karena setiap kita membutuhkan data, langsung dilakukan pendataan dan dikirim ke BPJS Kesehatan,” katanya.

Disamping itu, diharapkannya nagari juga menyosialisasikan kepada masyarakat yang tergolong mampu, untuk mendaftarkan anggota keluarganya. “Karena ini juga dapat mengurangi beban pemerintah,” ujarnya.(*)


Wartawan : M. Fadillah
Editor : Benk123

Tag :#agam

Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News

Bergabung ke Komunitas Whatsapp Dunsanak MinangSatu